Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

Kapolda Jatim Sebut 3 Wilayah ini Rawan Saat Pilkada Serentak 2024 Nanti: Kejadian Menonjol

Tiga wilayah di Jatim disebut Polda Jatim sebagai daerah rawan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dijadwalkan berlangsung.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto dalam suatu kegiatan 

Maman juga menekankan, tugas TNI membantu Polri dalam mengamankan proses pilpres, pileg, hingga pilkada.

"Ini atensi Bapak Panglima TNI. Beliau betul-betul menegaskan, nanti pilkada harus betul-betul kita serius, tingkatkan lebih tinggi lagi kesiapan kita seperti halnya dalam melaksanakan pilpres atau pileg," ujar Maman kepada para pasis.

Maman mengatakan, ancaman pada pilkada lebih besar ketimbang pilpres atau pileg.

Ia menyebutkan, ancaman konflik horizontal pada pilkada lebih besar ketimbang pelaksanaan pilpres atai pileg. 

"Ini menjadi tantangan ke depan, karena sekali lagi ada bentrok antar-kelompok yang lebih besar, di mana alat perlengkapan terbatas," jelas mantan Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu.

TNI telah memetakan daerah-daerah rawan konflik pada Pilkada 2024

Daerah dengan tingkat kerawanan tinggi atau zona merah seperti Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat Jabar), Jawa Tengah (Jateng, Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Tengah (Sulteng), Maluku dan Maluku Utara serta Papua

Kemudian, daerah dengan tingkat kerawanan sedang atau zona kuning seperti Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Selatan (Sulsel), Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). 

TNI juga memetakan potensi konflik di masing-masing daerah tersebut, misalnya di Aceh potensi konflik antara mantan kelompok kombatan dengan masyarakat.

Kemudian di Maluku dan Malut seperti kelompok radikal hingga sumber daya mineral.

"TNI secara khusus telah membuat titik kerawanan pada pilkada serentak tahun 2024 berdasarkan perkembangan situasi yang rill hari ini," pungkas Dankodiklat TNI itu. 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved