Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Kerja Jaga WC Umum sampai Malam, Mbah Sarti Cuma Dikasih Rp10 Ribu Tiap Hari, Padahal Suaminya Sakit

Meski mendapat upah tak seberapa, Mbah Sarti terpaksa jadi penjaga WC umum untuk rawat suami.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Instagram/sayaphati
Mbah Sarti jaga WC umum sampai malam cuma diupah Rp10 ribu tiap hari 

Sedang semua peraturan tersebut saat ini berstatus 'Tidak Berlaku'.

Kakek bernama Omon Maman tersebut mengaku menjual barang rongsok di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Demi menyambung hidup, setiap hari dirinya menempuh perjalanan sekitar 2,5 kilometer, mulai dari Jalan Pasar Baru I sampai Pasar Cikurubuk.

Terkadang, ia mengambil jalur lain guna mengambil barang rongsok di tempat-tempat yang berbeda, sehingga terkadang ia dapat menempuh total 7-8 kilometer.

Saat ditemui TribunPriangan.com, keterbatasan berkomunikasi sempat menjadi kendala, namun berikut yang berhasil diutarakannya.

"Saya sekarang mah sendirian. Istri saya sudah meninggal lebih dari 2 tahun lalu," ucap Mbah Maman Omon pada Kamis (27/6/2024).

Baca juga: Dapat Uang Rp900 Ribu, Mbah Midin Penjual Arum Manis Nangis Bisa Lunasi Utangnya, Kompor Rusak

Dirinya juga mengaku sempat bekerja sebagai tukang sapu jalan setiap malam hari di Jalan Pasar Baru I, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Dulu (tidak dapat memastikan waktunya) saya kerja nyapu jalan bagian malam di Jalan Pasar Baru."

"Kalau rumah mah di Singaparna (Kabupaten Tasikmalaya)," tuturnya kepada TribunPriangan.com.

Akan tetapi, Mbah Maman Omon mengaku tinggal sendirian di salah satu toko di Jalan Pasar Baru I, Kota Tasikmalaya.

"Saya dikasih tempat sama yang punya tokonya buat tidur di sana."

"Saya tidak pernah pulang ke Singaparna, soalnya istri juga sudah tidak ada," ujarnya.

Dari mendiang sang istri, Maman mengaku memiliki dua orang anak, laki-laki dan perempuan.

"Keduanya sudah menikah. Yang satu tinggal di Ciamis, yang satu di rumah (di Singaparna) jauh," katanya.

Mbah Omon Maman, pencari rongsok yang menjual barang rongsok di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat
Mbah Omon Maman, pencari rongsok yang menjual barang rongsok di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Tribun Jabar/Aldi M Perdana)

Kesehariannya, Mbah Maman Omon berkeliling mengambil barang rongsok di toko-toko yang ada di wilayah Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pada saat istrinya masih ada, usai bekerja seharian, Mbah Maman Omon kerap pulang ke Singaparna di Kabupaten Tasikmalaya.

"Waktu masih ada istri mah, saya ya pulang ke rumah, capek-capek juga maksain pulang baru besoknya ke kota lagi."

"Sekarang mah udah enggak ada istri, jadi ya enggak pulang," lengkap dia.

Dari berjualan rongsok tersebut, Mbah Maman Omon mengaku penghasilannya tidak menentu.

"Ya tidak menentu, tapi bisa dapat sampai Rp100 ribu," pungkas Mbah Maman Omon.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved