Berita Surabaya
Sudah Tak Mau Bayar Biaya Perawatan, Pria ini Malah Bacok Emak-emak Juragan Salon di Surabaya
Sudah tidak mau membayar biaya perawatan, pria ini malah membacok Emak-emak juragan salon di Surabaya.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Torik Aqua
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sudah tidak mau membayar biaya perawatan, pria ini malah membacok Emak-emak juragan salon di Surabaya.
Setelah pelaku kabur, akhirnya cuma butuh waktu dua jam, anggota Tim Antibandit Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya berhasil menangkap tersangka pembacokan 'emak-emak' juragan salon kecantikan di Jalan Raya Frontage A Yani, Margorejo, Wonocolo, Surabaya, Sabtu (13/7/2024) kemarin.
Tersangka bernama Danang (20) yang kesehariannya bekerja sebagai pengamen jalanan di Kota Surabaya. Pemuda bertubuh kurus itu, melukai korbannya menggunakan celurit yang disimpan dibalik jaketnya.
Korbannya berinisial MJI (53) warga Jetis Wetan, Margorejo, Wonocolo, Surabaya, ternyata mengalami luka serius pada tangan dan kepalanya, akibat sabetan celurit yang diayunkan tersangka sebanyak dua kali.
Sejak hari kejadian, hingga Selasa (16/7/2024), korban masih menjalani perawatan medis di RSAL Surabaya.
Lalu apa motif tersangka nekat melakukan aksi pembacokan terhadap korban yang merupakan juragan pemilik salon kecantikan tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan kepolisian, tersangka merasa sakit hati ditagih biaya perawatan dan cat rambut, sebanyak Rp 250 ribu .
Kapolsek Wonocolo Polrestabes Surabaya Kompol M Sholeh mengatakan, tersangka nekat melukai korban karena merasa sakit hati karena ditagih korban uang biaya treatment perawatan dan pewarnaan rambut.
Tersangka tidak memiliki cukup uang untuk membayar biaya treatment tersebut, akhirnya nekat melukai korban, lalu kabur meninggalkan lokasi.
Ternyata, lanjut Sholeh, sehari sebelumnya, pada Jumat (12/7/2024), tersangka sempat mendatangi lokasi salon tersebut dan menanyakan harga treatment perawatan pewarnaan rambut.
Tersangka mengira harganya sekitar Rp150 ribu, namun perkiraannya salah, harga treatment tersebut senilai Rp250 ribu.
Namun tersangka tidak memahami secara jelas penjelasan mengenai hargai tersebut.
Akhirnya, pada Sabtu (13/7/2024), setelah rampung menjalani perawatan pewarnaan rambut, tersangka kaget karena terdapat perbedaan pemahaman mengenai harga tersebut.
Lantaran sudah terlanjur berkalang emosi, tersangka lantas mengeluarkan celurit yang sejak awal disimpan di balik jaketnya.
Lalu menyabetkannya ke beberapa bagian tubuh korban, hingga korban mengalami luka pada jemari tangan kanan dan kepala sisi kanannya.
"Karena sebelumnya, dia datang pada Jumat, untuk menayangkan; harga menyemir rambut berapa. Nah dijawab; harganya Rp250 ribu. Karena yang bersangkutan tidak punya uang. Maka ada niatan untuk melakukan pengancaman," ujarnya saat konferensi pers di Mapolsek Wonocolo, pada Selasa (16/7/2024).
Setelah membacok korbannya, tersangka lantas kabur. Lalu bersembunyi di kawasan Surabaya Utara dan Timur.
Namun, pelariannya berhasil digagalkan oleh Anggota Tim Antibandit Polsek Wonocolo yang dikomandoi AKP Kusminto.
Dua jam setelah menjalankan aksinya, dan kabur di beberapa daerah kawasan Surabaya Utara dan Timur, tersangka berhasil ditangkap.
"Senjata celurit disembunyikan di dalam jaket. Tidak ada (unsur perampokan). Si korban sendirian di salon. Belum ada kejahatan lainnya. Tersangka baru 2 kali ke salon itu. Korban tidak kenal tersangka," pungkasnya.
Sementara itu, Tersangka Danang mengaku nekat melukai korban karena kaget dengan harga biaya perawatan rambut yang mahal, apalagi duit yang dimilikinya juga kurang.
Ia sejak awal memang berniat untuk mewarnai rambut, karena ingin mengganti gaya penampilan dengan cara merubah warna rambut.
Namun siapa sangka, ternyata harga biaya perawatan cat rambut tersebut, lebih mahal dari perkiraannya. Lalu, ia sengaja melukai korban menggunakan celurit.
"Saya gak punya uang buat salon. Ditagih saya gak mau bayar. Semir rambut buat pengen aja, iya (buat bergaya). Dimintai uang Rp250 ribu," katanya saat diinterogasi Kompol M Sholeh.
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.