Berita Ponorogo
TMMD 121, Wujudkan Asa Warga Desa Selur Ponorogo Dapat Jalan Mulus Dengan Gotong Royong
Layaknya desa yang berlokasi di pelosok, Desa Selur jauh dari infrakstruktur yang memadai
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Samsul Arifin
Dilanjutkan talud di 4 titik. Dimana pembangunan talud berada di Dukuh Krajan dengan panjanh 25 meter dan tinggi 5 meter. Talud kedua di Dukuh Putuk dengan panjang 46 meter, tinggi 2,2 meter.
Ketiga di Dukuh Krajan lagi, pada lokasi yang berbeda dengan yang pertama. Panjang 12 meter dan tinggi 2 meter. Terakhir adalah talud di Dukuh Manggis, panjang 12 meter dan tinggi 2 meter.
Sementara makadam ada di 3 titik, 1 titik makadam jalan Dukuh Manggis dengan panjang 98 meter dan lebar 2,5 meter. Lalu 2 titik maksam di Dukuh Lutuk total 196 meter dan lebar 2,5 meter. Lalu pelebaran jalan 1 titik, dengan panjang 190 meter dan lebar 3,5 meter.
“Alhamdulillah dibangun jalannya (dirabat) di Dukuh Krajan sini. Jadi kalau mau mengantar anak sekolah tidak kesusahan juga. Anak saya SMAN 1 Ngrayun situ,” ungkap salah satu warga, Isna, Rabu (7/8/2024) pagi.
Sehingga, sebagai wujud terimaksih, setiap pagi dia mengantar jajan atau makanan ringan. Tujuanya agar tentara dan warga tetap semangat.

“Biar cepat selesai juga. Ya saya ikhlas ngasih jajan. Orang jalan ke sekolah juga semakin bagus,” kata ibu dua orang anak ini.
Sementara warga lain, Ismani mengaku bahwa jalan-jalan banyak yang dulunya hanya tanah. Kemudian sudah diganti makadam. Namun, tidak pernah ke rabat atau yang lainnya.
“Ini sudah dibangun rabat sama pak tentara. Alhamdulillah kalau mengangkut hasil pertanian juga tidak kesulitan,” tambah salah satu petani di Desa Selur ini.
Kepala Desa (Kades) Selur, Suprapto bahkan tak bisa menahan haru ketika bantuan perbaikan jalan maupun infrakstruktur lain datang melalui TMMD ke 121.
Suprapto mengaku awalnya telah membuat anggaran pembangunan disegala lini. Termasuk perbaikan jalan melalui APBDes beberapa tahun lalu.
Namun, covid 19 memporakporandakan rencana Suprapto. Hingga pembangunan atau perbaikan jalan di Desa Selur harus dihentikan karena anggaran juga dipangkas oleh pemerintah pusat.
“Sempat Terkendala Covid. Kini, pembangunan di Desa Selur berlanjut berkat TMMD 121 dari Kodim 0802 Ponorogo. Rasanya terharu mimpi kami warga Selur ini terwujud,” paparnya.
Dia menjelaskan bahwa secara fisik ada 21 titik. Mulai pengerasan jalan, rabat jalan, talud sekaligus pembangunan rumah tak layak huni (RTLH).
“Pemdes (Pemerintah Desa) Selur sudah merencanakan pembangunan jalan berjenjang. Karena diakui tidak diakui jalan di Desa Selur, jalannya memang masih banyak tidak memadai,” tegasnya.
Pemdes Selur, kata dia, telah melakukan perencanaan berjenjang. Jalan yang masih tanah, bakal dilakukan pengerasan menjadi makadam.
Sosok Kepala SMK 2 PGRI Ponorogo yang Rugikan Negara hingga Rp 25 M, 11 Bus dan Pajero Sport Disita |
![]() |
---|
Dukung Swasembada Pangan, Polres Ponorogo Sediakan Lahan 31 Hektar Untuk Tanam Jagung |
![]() |
---|
Wawancara Eksklusif Dirut RSUD dr Harjono Ponorogo :Bangun IGD Terpadu Hingga Rumah Sakit Rasa Hotel |
![]() |
---|
Wabah PMK di Ponorogo Masih Belum Landai, Penutupan Pasar Hewan Diperpanjang |
![]() |
---|
Pengangguran yang Kecanduan Karaoke bersama LC di Ponorogo, Tak Kapok 4 kali Dipenjara Demi Nyanyi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.