Berita Ponorogo
TMMD 121, Wujudkan Asa Warga Desa Selur Ponorogo Dapat Jalan Mulus Dengan Gotong Royong
Layaknya desa yang berlokasi di pelosok, Desa Selur jauh dari infrakstruktur yang memadai
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Samsul Arifin
Jalan yang telah makadam, bakal dirabat lalu diaspal. Namun dilakukan berjenjang dan juga merata. Terlebih jalan di Desa Selur juga menghubungkan ke desa lain dan jalur alternatif ke Kabupaten Trenggalek.
“Jalan yang dibangun melalui TMMD semua adalah skala prioritas. Jalan yang kita bangun menjadi titik utama. Karena memang jalan mengangkut hasil panen juga ke sekolah,” tegasnya.
Secara tidak langsung, anggota TNI yang turut dalam TMMD 121 mewujudkan mimpi warga Desa Selur. Walaupun tidak langsung terwujud mulus secara keseluruhan.
“Angkut hasil pertanian, jalan mulus kan harga juga lebih mahal dibeli. Karena waktunya kebih cepat. Petani untung. Anak ke sekolah sekarang juga tidak was-was karena jalannya sudah mulai diperbaiki,” tambahnya.
Jumlah penduduk Desa Selur 7140 orang 1500 diantaranya adalah siswa SD sampai SMA. Ada 5 Sekolah Dasar (SD), 1 SMP Swasta, 1 MTs Swasta dan 1 SMA Negeri.
“Bukan hanya tentang mengangkut hasil pertanian menjadi nyaman. Juga memberi keamanan dan kenyamanan para siswa,” tambahnya.
Dia mengaku setiap hari hanya berdoa, bahwa rumahnya lebih layak huni. Hingga beberapa waktu lalu ada yang mendatangi rumahnya. Dimana pemberitahuan bakal dibangun.
“Mbah Bulug (Kepala Desa Selur, Suprpato) datang ngasih tahu mau dibangun. Saya lamgsung sujud syukur. Kami sekeluarga bisa tidur nyenyak,” imbuh Pujiono.
Sasaran Non Fisik TMMD ke 121 di Selur Ponorogo
Tak hanya membangun fisik, TMMD ke 121 ini juga menyasar non fisik. Jika sasaran fisik ada 21 titik. Sedangkan non fisik ada 13 poin yang diberikan ke masyarakat Desa Selur.
Dimana ada pengobatan massal tetsentra di Kantor Desa Selur. Mereka yang telah lansia diperiksa kesehatannya oleh tim kesehatan dari Puskesmas Ngrayun.
Lalu penyuluhan atau sosialisasi kehutanan. Juga sosialisasi lingkungan hidup, wawasan kebangsaan. Ada penyuluhan KB untuk pasangan suami istri.
Tentu Pelayanan KB bagi ibu-ibu. Juga penyuluhan atau sosialisasi kesehatan. Pun penyuluhan atau sosialisasi hukum dikupas tuntas.
penyuluhan atau sosialisasi kehiduoan sosial, penyuluhan atau sosialisasi narkoba dan kamtibmas. Juga penyuluhan atau sosialisasi perikanan. Terakhir tentang penyuluhan atau sosialisasi.
“Kami berikan secara bergantian. Terutama bagi masalah kesehatan pencegahan pernikahan dini. Dikehahui angka pernikahan dini masih ada,” terang Kades Selur, Suprapto.
Sosok Kepala SMK 2 PGRI Ponorogo yang Rugikan Negara hingga Rp 25 M, 11 Bus dan Pajero Sport Disita |
![]() |
---|
Dukung Swasembada Pangan, Polres Ponorogo Sediakan Lahan 31 Hektar Untuk Tanam Jagung |
![]() |
---|
Wawancara Eksklusif Dirut RSUD dr Harjono Ponorogo :Bangun IGD Terpadu Hingga Rumah Sakit Rasa Hotel |
![]() |
---|
Wabah PMK di Ponorogo Masih Belum Landai, Penutupan Pasar Hewan Diperpanjang |
![]() |
---|
Pengangguran yang Kecanduan Karaoke bersama LC di Ponorogo, Tak Kapok 4 kali Dipenjara Demi Nyanyi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.