Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Jatim

Polisi Ungkap Modus Pria Asal Malang Buka Layanan Tukar Pasangan untuk Pasutri, Bukan Aksi Pertama

Punya fantasi aneh, pria asal Malang sediakan layanan tukar pasangan untuk pasutri, polisi ungkap modus dan motif pelaku: Dari mulut ke mulut.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Suryono, dan Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Ali Purnomo dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, saat di Ruang Bidang Humas Mapolda Jatim, Selasa (1/10/2024).  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fantasi yang aneh diduga menjadi penyebab pria berinisial SM (31) asal Malang, menyediakan layanan pesta prostitusi berbayar yang melibatkan 12 orang di sebuah vila di Kota Batu, Jawa Timur.

Belasan orang tersebut merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang menginginkan 'berhubungan' bergantian antar pasangan. 

Modusnya, tersangka SM menyediakan jasa layanan tersebut mulut ke mulut melalui jaringan pertemanan untuk kemudian dihimpun melalui aplikasi Telegram. 

Para pasangan suami istri itu, diminta tersangka SM membayar Rp 1,6 juta. Atau masing-masing peserta; suami dan istri membayar Rp 800 ribu. 

Uang tersebut digunakan menyewa vila dan menyiapkan segala sesuatunya untuk keperluan memperlancar aksi mereka. 

Vila yang digunakan mereka 'berpesta' pada Minggu (22/9/2024) dini hari, berlokasi di Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Hingga akhirnya mereka digerebek oleh Angggota Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim pada pukul 01.30 WIB, di ruang tamu vila tersebut. 

Usut punya usut, tersangka SM diduga juga pernah sebanyak dua kali menyediakan layanan kencan bertiga mengajak istri sahnya melayani pria hidung belang. 

Menurut Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Suryono, tersangka SM sudah menyediakan layanan menyimpang tersebut sebanyak empat kali. 

Baca juga: Suami Bejat Jual Istri di Facebook Tarif Rp 1,5 Juta, Layani Kencan Bertiga, Ditangkap di Mojokerto

Dua kali menyediakan kencan bertiga, kemudian dua kali juga menyediakan jasa kencan beramai-ramai.

Saat menjalani pemeriksaan, tersangka SM mengaku membuka jasa layanan tersebut untuk kepuasan pribadi. 

"Tapi lebih spesifik dia mencari kepuasan batinnya; ketika melihat orang berhubungan beramai-ramai," katanya di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Selasa (1/10/2024). 

Belasan orang yang menggunakan jasa tersangka merupakan teman dan koleganya. 

AKBP Suryono menceritakan, pihak pengguna layanan ditawarkan secara mulut ke mulut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved