Berita Surabaya
Mahasiswa ITS Ciptakan Tas Pelacak untuk Anjing Peliharaan Agar Tak Hilang
Tim Mahasiswa ITS bernama Hound menciptakan tas untuk anjing peliharaan dengan fitur pelacak sebagai alat pemantau lokasi dari jarak jauh.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengajak anjing peliharaan keluar rumah memiliki resiko hilangnya hewan peliharaan.
Hal ini menginspirasi tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bernama Hound menciptakan tas untuk anjing peliharaan dengan fitur pelacak sebagai alat pemantau lokasi dari jarak jauh.
Ketua tim Hound ITS, Johnathan Philbert menyampaikan bahwa tas yang bernama The Frontier Pack ini hadir guna mencegah hilangnya anjing peliharaan saat bermain di luar ruangan.
Melalui aplikasi Find My, para pemilik hewan peliharaan tersebut dapat dengan mudah mencari lokasi keberadaan hewan kesayangannya.
“Jadi GPS tracker yang kita bikin itu bisa langsung connect ke bawaan smartphone si pemilik,” jelas pemuda yang akrab disapa John itu.
Baca juga: Terobosan Mahasiswa ITS Bernama Insgluni, Alat yang Bisa Bantu Penderita Diabetes, Tanpa Sakit
Tak hanya sebagai pelacak, John bersama empat anggota tim lainnya pun merancang tas ini secara fungsional dengan menyediakan berbagai kantong untuk membawa barang-barang keperluan anjing.
Dengan begitu, potensi barang pemilik dan anjing peliharaan tercecer ataupun hilang dapat diminimalisir.
“Pertama higienis, kedua tidak akan repot kalau mengeluarkan barang milik hewan peliharaan karena barangnya terpisah,” paparnya menjelaskan manfaat dari tas pelana untuk anjing ini.
Baca juga: Soroti Berbagai Kebijakan Transportasi, Guru Besar ITS Dapat Penghargaan dari Menhub
Lebih lanjut, John menyebutkan bahwa tas ini hanya diperuntukkan bagi anjing berukuran sedang dan besar.
Hal itu bertujuan untuk menjaga keselamatan para anjing dengan tidak membawa beban yang terlalu berat di badannya.
Untuk memastikannya, tim dari Departemen Desain Produk Industri ITS itu mengembangkan fitur 3D sizing website dengan menggunakan Augmented Reality (AR) yang memungkinkan pembeli memvisualisasikan berbagai ukuran tas saat digunakan oleh anjing miliknya.
Dalam prosesnya, tas yang dirancang sejak Januari lalu itu sudah berhasil terjual 10 produk melalui media sosial dan e-commerce.
Baca juga: Adonan Sempurna, Roti Istimewa: Teknologi Proofer ITS Transformasi UMKM Roti di Rastarindo
Selain melalui platform tersebut, pemuda asal Bandung itu juga mengadakan kegiatan hiking dengan komunitas anjing yang berada di kota asalnya untuk memperluas pasarnya. “Selanjutnya, kita akan mengembangkan dan berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lainnya,” ucapnya.
Ke depannya, John berharap agar tas yang sudah dirancang kedap air ini juga dapat menjangkau pasar luar negeri. Mengingat pasar yang belum ramai, finalis Duta Kampus ITS 2022 itu juga menginginkan untuk menambah sektor bisnisnya ke aksesoris dan kebutuhan anjing.
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.