Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

UM Malang Diharapkan Tinjau Kembali Wacana Ambil Alih Aset yang Dipakai 4 Lembaga Pendidikan

Universitas Negeri Malang (UM) diharapkan mempertimbangkan kembali wacana mengambil alih asetnya yang telah berdiri 4 lembaga pendidikan di atasnya.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
GEDUNG UM MALANG - Gedung Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (5/7/2019). UM diharapkan bisa mempertimbangkan kembali wacana mengambil alih asetnya yang telah berdiri empat lembaga pendidikan di atasnya, yakni SDN Percobaan 1 Kota Malang, SDN Sumbersari 3 Kota Malang, SMPN 4 Kota Malang dan SMAN 8 Kota Malang. 

"Kami mempelajari kenapa terjadi seperti ini? Seperti apa saja sejarahnya? Harus win-win solution itu. Kalau ingin selamat harus ada titik temu di mana, titik tolak di mana, agar sama-sama enak," papar politisi Golkar itu.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat ingin bertemu Rektor Universitas Negeri Malang, Hariyono untuk membicarakan mengenai keberadaan sekolah yang berdiri di atas lahan aset universitas.

Wahyu saat ditemui mengaku masih belum bertemu Hariyono untuk berbicara lebih lanjut mengenai rencana pindah balik aset yang telah berdiri sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA.

Wahyu berharap rencana pemindahan sekolah tidak dilakukan, mengingat keberadaannya sangat penting bagi warga sekitar.

Jika sekolah dipindah, maka warga sekitar akan kesulitan mencari lembaga pendidikan negeri terdekat.

Wahyu pun menegaskan tidak ingin berandai-andai terlebih dahulu mengenai rencana pemindahan.

"Jangan mengandai-andai dulu. Kita harus bertemu, ada solusi," ujarnya.

Hariyono mengharapkan persoalan ini dapat menemukan solusi yang terbaik.

Sebab persoalan ini menyangkut dunia pendidikan.

Apabila empat sekolah tersebut jadi pindah lokasi, dia menyarankan agar lokasinya ditempatkan di tempat yang strategis. Terutama di lokasi yang sampai saat ini masih belum memiliki sekolah.

"Kalau bisa di kecamatan yang belum ada SMA-nya. Itu bisa dipindahkan ke sana karena dari pengetahuan yang saya miliki, ada dua kecamatan, yaitu Sukun dan Blimbing yang belum punya sekolah menengah atas," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved