Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Tangis Palsu Wadison di Hadapan Jasad Istri, Ngaku Dirampok, Ternyata Bunuh dengan Tangan Sendiri

Wadison melakukan rekayasa perampokan di rumahnya setelah membunuh istrinya sendiri.

Editor: Olga Mardianita
Facebook.com/Vanesya Chrismatiur/Pesta Borhom
REKAYASA PERAMPOKAN - Untuk menutupi aksinya, Wadison Pasaribu merekayasa perampokan di rumahnya saat pagi buta. Ternyata dia sendiri yang merenggut istrinya, Minggu (1/6/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Keluarga di Serang, Banten, beberapa waktu lalu dilaporkan menjadi korban perampokan.

Akibatnya, satu orang, yaitu istri, meninggal dunia.

Sang suami, Wadison Pasaribu pun menangis tersedu meratapi jenazah Petry Sihombing.

Kini, siapa sangka bahwa dalang kejadian itu adalah Wadison sendiri?

Ya, Wadison ternyata merekayasa perampokan itu dan merupakan pelaku pembunuhan Petry.

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Baca juga: Geger Perampokan di Probolinggo, Satu Keluarga Disekap 6 Pelaku Bersenpi, Uang dan Ponsel Digasak

Penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota telah mengamankan pelaku tadi malam, Selasa, (3/6/2025). Ternyata pelaku pembunuhan merupakan suami korban sendiri, Wadison Pasaribu (37).

Wadison merekayasa pembunuhan terhadap istrinya seolah menjadi korban perampokan.

Wadison diamankan penyidik di kediaman duka. Penangkapan Wadison dibenarkan oleh Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria kepada TribunBanten.com, Rabu (4/6/2025).

"Iya sudah ditangkap, pelaku suaminya," kata Yudha melalui pesan singkat.

Informasi yang dihimpun, Wadison tega menghabisi nyawa sang sang istri karena emosi ketahuan selingkuh. Sebelum dibunuh, Petry dan Wadison sempat terlibat cekcok.

Wadison kemudian melilit leher Petry menggunakan tali hingga korban kehilangan nafas. Pelaku sendiri kemudian, merekayasa kejadian agar seolah-olah kejadian itu murni perampokan.

"Pelaku masih kami periksa," singkat Kapolres.

Baca juga: 1 Tahun Tak Terendus, Oknum Polisi Dalang Perampokan Minimarket Rp 13 Juta Kini Terima Nasib

Peristiwa nahas itu terungkap saat anak korban yang berusia 7 Tahun keluar rumah teriak-teriak histeris meminta pertolongan pada subuh hari sekira pukul 05.00 WIB.

Mendengar teriakan itu, tetangga korban bernama Jansen Pasaribu (57) keluar rumah dan mendekati sang anak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved