Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ketua DPRD Sidoarjo Geram Ada Balita Meninggal Gegara Rujukan Terkendala Pembayaran Biaya Perawatan

Ketua DPRD Sidoarjo geram ada balita meninggal gara-gara rujukan terkendala pembayaran biaya perawatan: Padahal Sidoarjo sudah menerapkan UHC.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
HEARING - Suasana hearing yang mempertemukan keluarga Hanania Fatin Majida, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Klinik Siaga Medika Sidoarjo yang digelar di Gedung DPRD Sidoarjo, Kamis (28/8/2025). Hanania meninggal usai dirawat di Klinik Siaga Medika Sidoarjo, dan kesulitan mendapat rujukan. 

"Kami tegaskan, siapapun yang ber-KTP Sidoarjo sudah dijamin biaya kesehatannya. Harus dilayani dulu dengan baik, persoalan administrasi bisa disusulkan. Tidak mungkin tidak dibayar, pemkab sudah menyiapkan dana di APBD untuk itu," lanjut Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina pun menyatakan kesiapannya untuk turun langsung melakukan klarifikasi ke Klinik Siaga Medika dan ke pihak-pihak terkait dalam peristiwa ini.

Dinkes meminta waktu, jika nanti dalam proses investigasi memang ditemukan cacat prosedur dalam penanganan pasien atau sebagainya, akan ada sanksi yang diberikan.

"Persoalan ini menjadi atensi kami. Karena itu, kami mohon waktu untuk mendalaminya, supaya semua bisa diketahui secara jelas,” katanya.

Sementara dokter Rika dari Klinik Siaga Medika membantah pihaknya meminta KK sebagai jaminan kepada keluarga pasien.

Dia berdalih bahwa itu merupakan inisiatif keluarga korban karena belum melunasi biaya perawatan.

"Kita tidak meminta jaminan apapun. Mungkin karena keluarganya belum mampu membayar, sehingga berinisiatif memberikan KK untuk jaminan," ujarnya.

Rika menyebut, setelah pasien Hanania dirujuk ke RSUD RT Notopuro, pihaknya juga meminta keluarga untuk kembali ke klinik guna menyelesaikan administrasi, termasuk biaya perawatan.

"JIka diminta pada saat itu, akan kami serahkan. Karena ada juga berkas yang belum kami kasihkan, seperti rekam medis dan catatan pengeluaran selama perawatan di klinik," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved