Ketua DPRD Sidoarjo Geram Ada Balita Meninggal Gegara Rujukan Terkendala Pembayaran Biaya Perawatan
Ketua DPRD Sidoarjo geram ada balita meninggal gara-gara rujukan terkendala pembayaran biaya perawatan: Padahal Sidoarjo sudah menerapkan UHC.
Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
"Kami tegaskan, siapapun yang ber-KTP Sidoarjo sudah dijamin biaya kesehatannya. Harus dilayani dulu dengan baik, persoalan administrasi bisa disusulkan. Tidak mungkin tidak dibayar, pemkab sudah menyiapkan dana di APBD untuk itu," lanjut Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina pun menyatakan kesiapannya untuk turun langsung melakukan klarifikasi ke Klinik Siaga Medika dan ke pihak-pihak terkait dalam peristiwa ini.
Dinkes meminta waktu, jika nanti dalam proses investigasi memang ditemukan cacat prosedur dalam penanganan pasien atau sebagainya, akan ada sanksi yang diberikan.
"Persoalan ini menjadi atensi kami. Karena itu, kami mohon waktu untuk mendalaminya, supaya semua bisa diketahui secara jelas,” katanya.
Sementara dokter Rika dari Klinik Siaga Medika membantah pihaknya meminta KK sebagai jaminan kepada keluarga pasien.
Dia berdalih bahwa itu merupakan inisiatif keluarga korban karena belum melunasi biaya perawatan.
"Kita tidak meminta jaminan apapun. Mungkin karena keluarganya belum mampu membayar, sehingga berinisiatif memberikan KK untuk jaminan," ujarnya.
Rika menyebut, setelah pasien Hanania dirujuk ke RSUD RT Notopuro, pihaknya juga meminta keluarga untuk kembali ke klinik guna menyelesaikan administrasi, termasuk biaya perawatan.
"JIka diminta pada saat itu, akan kami serahkan. Karena ada juga berkas yang belum kami kasihkan, seperti rekam medis dan catatan pengeluaran selama perawatan di klinik," katanya.
Klinik Siaga Medika Sidoarjo
BPJS Kesehatan
Kecamatan Porong
Sidoarjo
Abdillah Nasih
TribunJatim.com
Berita Sidoarjo Terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Dianggap Ada Kebocoran, Pemerintah Desa Dempelan Madiun Layangkan Surat Audit ke Inspektorat |
![]() |
---|
Pencurian Pikap di Lumajang Terlacak GPS, Satu Pelaku Tertangkap, Dua Masih Diburu Polisi |
![]() |
---|
Pasha Ungu Diam Tak Ikut Joget Anggota DPR karena Malu Ada Presiden, Jaga Etika |
![]() |
---|
Kementerian Haji dan Umroh Terbentuk, Kemenag Ponorogo Sebut Siap Jika Pegawai 'Bedol Kantor' |
![]() |
---|
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur Siap Kawal Tuntutan Buruh ke Pusat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.