Yoga Bangun Harapan Lewat Ribuan Telur di Blitar
Di balik besarnya industri peternakan di daerah ini, ada banyak cerita perjuangan dari peternak rakyat yang membangun usaha dari nol.
“Saya mikir, kalau berhenti sekarang ya selesai. Jadi saya harus sukses.”
Dari 100 Ayam Menjadi Ribuan
Perjuangan panjang itu kini mulai berbuah manis. Jika dulu ia hanya memulai dari sekitar 100 ekor ayam, kini jumlah ayam petelurnya mencapai sekitar 3.500 ekor.
Setiap hari, telur-telur hasil ternaknya didistribusikan ke pasar hingga toko-toko sembako di berbagai wilayah sekitar Blitar.
Bagi Yoga, telur bukan hanya soal hasil ternak. Tapi simbol perjuangan hidup.
“Lihat telur itu kayak lihat uang. Karena itu hasil kerja setiap hari,” ucapnya sambil tersenyum.
Di sela aktivitasnya, Yoga juga sangat memahami kualitas telur dan kondisi ayamnya.
Dari warna cangkang hingga tekstur telur, ia bisa mengetahui kondisi kesehatan ternak hanya dengan melihat sekilas.
Sosok Istri yang Jadi Kekuatan
Kesuksesan Yoga juga tidak lepas dari dukungan sang istri, Widianti Wulan Margareta.
Setiap hari mereka bekerja bersama di kandang. Mulai memberi pakan, merawat ayam, hingga membantu distribusi telur.
“Istri saya itu malaikat. Selalu nemenin dan bantu saya,” ujar Yoga dengan mata berkaca-kaca.
Bagi pasangan muda ini, usaha ternak bukan hanya tentang mencari keuntungan. Tapi tentang membangun masa depan keluarga dan anak-anak mereka.
Bahkan sejak kecil, anak mereka sudah diajak bermain di kandang agar tumbuh rasa cinta terhadap usaha keluarga.
“Kalau nggak dididik dari sekarang, nanti siapa yang nerusin?” katanya.
Daihatsu GranMax Jadi Andalan Operasional
Dalam menjalankan distribusi telur setiap hari, Yoga mengandalkan Daihatsu GranMax sebagai kendaraan operasional utama usahanya.
“Kalau dulu pakai motor, angkut telur sedikit-sedikit dan harus bolak-balik. Sekarang jauh lebih efisien,” ujarnya.
Yoga Dwi Sasana Putra
peternak ayam petelur
Sentra Jaya Telur
Kabupaten Blitar
mlaku-mlaku jatim
TribunJatim.com
| Syarat Sapi yang Lolos Kriteria Kurban Bantuan Presiden Prabowo, Harus Lokal dan Bebas PMK |
|
|---|
| Dapur Rumah Warga Nyaris Ambruk Akibat Abrasi, Pondasi Tergerus Gelombang Laut |
|
|---|
| Cara Cek Kelompok Desil Kemensos 2026 secara Online dan Ajukan Perbaikan Data |
|
|---|
| Gudang Perkakas Resepsi di Mojo Kediri Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta |
|
|---|
| Profil Djaja Suparman, Jenderal Bintang 3 TNI Divonis 4 Tahun Penjara karena Kasus Korupsi Rp 13,3 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Yoga-Dwi-Sasana-Putra-pemilik-Sentra-Jaya-Telur.jpg)