Yoga Bangun Harapan Lewat Ribuan Telur di Blitar

Di balik besarnya industri peternakan di daerah ini, ada banyak cerita perjuangan dari peternak rakyat yang membangun usaha dari nol.

Tayang:
Editor: Sudarma Adi
Istimewa
Salah satunya datang dari Yoga Dwi Sasana Putra, pemilik Sentra Jaya Telur di Dusun Sukosari, Desa Dawuhan, Kecamatan Gandusari. 

Ia menilai Gran Max cukup membantu aktivitas usaha karena kapasitas angkutnya sesuai untuk kebutuhan distribusi telur dalam jumlah banyak.

Selain itu, konsumsi bahan bakar yang dinilai cukup irit juga menjadi pertimbangan penting bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya.

Bagi Yoga, efisiensi operasional sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha, terutama di tengah harga pakan yang terus naik dan kondisi pasar yang tidak selalu stabil.

“Kalau kendaraan operasionalnya hemat dan jarang ada kendala, itu sangat membantu usaha,” katanya.

Selain digunakan untuk distribusi telur, kendaraan tersebut juga dipakai untuk mengangkut pakan ternak dan kebutuhan operasional kandang lainnya.

Medan jalan di beberapa wilayah Blitar yang didominasi tanjakan dan jalur pedesaan juga membuat Yoga membutuhkan kendaraan yang kuat membawa muatan.

Yoga juga mengaku terbantu dengan kemudahan servis dan ketersediaan bengkel resmi yang cukup mudah dijangkau ketika kendaraan membutuhkan perawatan rutin.

Suara Peternak Rakyat

Di balik kisah suksesnya, Yoga juga menyimpan keresahan tentang kondisi peternak rakyat saat ini.

Harga telur yang turun dan harga pakan yang terus naik membuat banyak peternak kecil kesulitan bertahan.

Ia berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan kondisi peternak rakyat secara langsung di lapangan.

“Jangan cuma lihat data. Harus lihat kondisi kandang juga,” katanya.

Menurutnya, peternak kecil memiliki peran besar dalam menjaga pasokan telur nasional, khususnya di Blitar yang dikenal sebagai salah satu sentra telur terbesar di Indonesia.

Mlaku-Mlaku Jatim: Mengangkat Cerita UMKM Lokal

Kisah Yoga menjadi bagian dari program Mlaku-Mlaku Jatim, program Tribun Jatim bersama Daihatsu Indonesia yang mengangkat cerita perjuangan pelaku UMKM dan usaha lokal di berbagai daerah Jawa Timur.

Melalui program ini, berbagai kisah pelaku usaha lokal dihadirkan untuk menunjukkan perjuangan, tantangan, serta semangat bertahan dan berkembang di tengah perubahan. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved