Berita Gresik
Tradisi Rebo Wekasan, Pasar Bandeng hingga Malam Selawe Gresik Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sertifikat penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) kepada Wakil
Ringkasan Berita:
- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) kepada Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif.
- Tradisi dan kuliner yang ditetapkan meliputi Kupat Keteg, Malem Selawe, Rebo Wekasan, Pasar Bandeng, dan Pencak Macan.
- Penetapan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya.
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sertifikat penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) kepada Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif.
Kegiatan digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disaprbud) Jawa Timur di Taman Krida Budaya Kota Malang, dalam acara penyerahan apresiasi pelaku budaya, tambahan honorarium juru pelihara dan sertifikat WBTBI.
Sertifikat penetapan yang ditetapkan Kementrian Kebudayaan RI yaitu Kupat Keteg, kegiatan Malem Selawe, Rebo Wekasan, Pasar Bandeng dan Pencak Macan.
Atas pemberian sertifikat penetapan tersebut, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam proses penetapan Kupat Keteg, Rebo Wekasan, Pasar Bandeng, Malem Selawe hingga Pencak Macan sebagai WBTBI.
Wabup Alif juga mengungkapkan, penetapan WBTBI ini bukan hanya kebanggaan bagi masyarakat Gresik, tetapi juga tanggung jawab besar. Dukungan dari semua elemen masyarakat sangat penting, untuk memastikan warisan ini tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman.
Baca juga: Tradisi Pasar Bandeng Gresik Bikin Pedagang Laris Manis, Pertegas Gresik Penghasil Bandeng Terbesar
"Penetapan ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya, maupun kuliner khas yang ada di Kabupaten Gresik," kata Wabup Alif, dalam rilis Diskominfo Gresik, Minggu (22/2/2026).
Wabup Alif juga menekankan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Ia berharap dunia pendidikan dapat mengambil peran aktif dalam mengenalkan sejarah, makna dan filosofi tradisi kepada generasi muda.
"Dengan ditetapkannya tradisi dan kuliner Gresik ini, diharapkan semakin dikenal luas dan tetap lestari sebagai bagian penting dari identitas Gresik, Jawa Timur dan Indonesia," katanya.
Sementara Gubernur Jatim Khofifah menegaskan, status WBTBI merupakan amanah moral untuk menjaga keberlangsungan tradisi agar tidak tergerus zaman.
"Warisan budaya tak benda adalah roh dari peradaban kita. Ia membentuk karakter, memperkuat identitas dan menjadi penuntun arah pembangunan," kata Khofifah.
Oleh karena itu, Khofifah mendorong, agar sektor kebudayaan ditempatkan sebagai bagian strategis dalam pembangunan daerah. Menurut Khofifah, Potensinya tidak hanya pada aspek pelestarian, tetapi juga dalam mendorong pariwisata, memperkuat ekonomi kreatif. Hingga memperluas diplomasi budaya di tingkat nasional dan internasional.
"Pentingnya sinergi antara Pemerintah, pelaku seni, dan generasi muda, agar pelestarian budaya tidak berhenti pada simbol, melainkan terus berkembang melalui inovasi kreatif yang tetap berakar pada nilai tradisi," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengumumkan kenaikan signifikan pada tunjangan kehormatan bagi para juru pelihara cagar budaya di Jawa Timur.
| PKB Gresik Buka Kantornya untuk Warga, Setiap Hari Jumat Masyarakat Bisa Curhat dan Wadul |
|
|---|
| Cara Pemkab Gresik Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Jelang Idul Adha, Masifkan Vaksinasi |
|
|---|
| Polres Gresik Ciduk Truk yang Langgar Jam Operasional, Jadi Biang Kerok Kemacetan dan Kecelakaan |
|
|---|
| Tembus Peringkat Enam Besar Nasional, Pemkab Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026 |
|
|---|
| Minyak Goreng Subsidi di Pasar Baru Gresik Langka, Buntut Panjang dari Telatnya Pengiriman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pasar-bandeng-gresik-jadi-warisan-budaya-tak-benda.jpg)