Ramadan 2026
Tak Bisa Menahan Amarah di Bulan Ramadan? Ini Dampaknya pada Puasa
Marah saat puasa? Ketahui dampak emosi yang sering terlupakan dan bagaimana hal itu bisa memengaruhi ibadah di bulan Ramadan.
Penulis: Ayesha Naila Tsabita | Editor: Mujib Anwar
Rasulullah SAW telah memberikan pedoman jelas tentang pengendalian emosi saat berpuasa.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan:
“Puasa adalah perisai. Jika seseorang sedang berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berteriak. Jika ada yang mencela atau mengajaknya bertengkar, hendaknya ia mengatakan bahwa dirinya sedang berpuasa”.
Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِى يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
Artinya: “Bukanlah orang kuat (yang sebenarnya) dengan (selalu mengalahkan lawannya dalam) pergulatan (perkelahian), tetapi tidak lain orang kuat (yang sebenarnya) adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.” [HSR al-Bukhari (no. 5763) dan Muslim (no. 2609)].
Baca juga: Puasa Tanpa Sahur Tetap Sah? Ini Hukum, Keutamaan, dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Keutamaan Menahan Amarah
Menahan marah memiliki keutamaan besar dalam Islam, terlebih saat Ramadan.
- Pertama, menahan marah adalah inti dari takwa yang menjadi tujuan utama puasa.
- Kedua, dalam salah satu hadis, Rasulullah memberikan nasihat agar seseorang menahan amarah sebagai salah satu jalan meraih surga. Dalam riwayat tersebut disebutkan, “Janganlah engkau marah, maka bagimu surga.”
- Ketiga, kemampuan menahan amarah disebut sebagai kekuatan sejati dibanding kekuatan fisik.
- Keempat, dari sisi kesehatan, pengendalian emosi membantu menjaga tekanan darah, kesehatan mental, serta ketenangan batin selama menjalankan ibadah puasa.
Baca juga: Hukum Berkumur dan Sikat Gigi Saat Puasa, Boleh atau Bisa Membatalkan? Ini Penjelasan Ulama dan MUI
Puasa adalah Latihan Pengendalian Diri
Puasa sejatinya adalah pendidikan jiwa. Ia melatih manusia untuk mengontrol nafsu, pikiran, dan perilaku.
Marah memang tidak membatalkan puasa secara hukum. Namun, jika tidak terkendali, ia bisa merusak pahala dan menghilangkan esensi ibadah itu sendiri.
Karena itu, saat emosi mulai memuncak, umat Islam dianjurkan untuk mengingat kembali bahwa dirinya sedang berpuasa.
Dengan begitu, Ramadan benar-benar menjadi momentum membentuk pribadi yang lebih sabar, kuat, dan bertakwa.
hukum marah saat puasa
Ramadan
marah
Tribun Jatim
MUI
Kemenag
Ramadan 2026
Menahan Amarah
TribunJatim.com
Ramadan 1447H
| Apa Itu Fidyah? Simak Pengertian, Dasar Hukum, dan Cara Membayarnya dalam Islam |
|
|---|
| Pembeli di Embong Arab Tak Seramai Ramadan Tahun Lalu, Pemilik Toko: Kondisi Ekonomi yang Lagi Sulit |
|
|---|
| Tradisi Malem Songo Bojonegoro: 484 Pasangan Bakal Akad Nikah Serentak pada 18 Maret 2026 |
|
|---|
| Jaga Kondusivitas Ramadan, Petugas Lapas Mojokerto Razia Kamar Hunian Warga Binaan |
|
|---|
| Apa Itu Iktikaf? Ini Pengertian, Hukum dan Keutamaannya dalam Islam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Orang-Marah.jpg)