Sejarah di Jatim

Pesona Candi Rambut Monte, Perpaduan Sejarah, Mitos dan Keindahan Alam di Blitar

Dengan perpaduan sejarah, alam, mitos, dan legenda, menjadikan Candi Rambut Monte di Blitar sebagai destinasi wisata religi yang penuh cerita.

Tayang:
Kompas.com
CANDI RAMBUT MONTE – Situs bersejarah yang diperkirakan berasal dari masa Majapahit dan dulunya digunakan sebagai tempat pemujaan umat Hindu. Bangunan dari batu andesit yang kini tersisa pada bagian kaki dan tubuh ini berada di kawasan telaga jernih berwarna biru kehijauan, yang dihuni “ikan dewa” (ikan sengkaring) serta lekat dengan legenda Mbah Monte, menghadirkan perpaduan nilai sejarah, mistis, dan keindahan alam. 

Dilansir dari blitarkab.go.id, lokasi ini berada di kawasan sejuk di antara lereng Gunung Kelud dan Gunung Kawi, dengan pemandangan hamparan sawah, kebun teh, serta udara pegunungan yang segar sepanjang perjalanan.

Di area wisata, pengunjung dapat menikmati berbagai daya tarik, seperti telaga alami dengan air jernih yang dihuni ikan dewa, situs candi bersejarah, serta panorama alam yang asri.

Fasilitas yang tersedia juga cukup mendukung, antara lain gazebo untuk bersantai, sumber mata air pegunungan, hingga kolam khusus bagi pengunjung yang ingin berenang.

Namun, pengunjung tidak diperbolehkan berenang di telaga utama demi menjaga kelestarian ikan yang dianggap sakral.

Baca juga: Candi Gambar Wetan Blitar, Peninggalan Majapahit dengan Arsitektur Punden Berundak dan Relief Unik

Akses, Harga Tiket, dan Rute

Dari segi akses, lokasi Rambut Monte berjarak sekitar 30 hingga 31 kilometer dari Kota Blitar dengan waktu tempuh kurang lebih 50 menit. 

Rute perjalanan umumnya melalui Garum, Talun, Wlingi, hingga menuju Desa Krisik.

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam yang indah, mulai dari terasering sawah hingga kebun teh.

Untuk menikmati kawasan wisata ini, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp3.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak, dengan tarif parkir mulai dari Rp1.000 untuk sepeda motor.

Baca juga: Candi Gedong Putri, Menguak Tabir Peradaban Tertua di Lumajang yang Sempat Hancur Kena Lahar Semeru

Warisan Sejarah dan Wisata Spiritual

Candi Rambut Monte menjadi bukti bahwa Blitar menyimpan banyak situs bersejarah yang berpadu dengan kekayaan alam dan budaya.

Meski informasi sejarahnya masih terbatas, keberadaan candi, telaga, serta berbagai mitos yang menyertainya menjadikan tempat ini tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga ruang refleksi spiritual.

Oleh karena itu, pelestarian kawasan ini sangat penting agar nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved