Infeksi Jantung pada Anak Harus Diwaspadai, IDAI: Berisiko Sebabkan Komplikasi Serius
Dokter spesialis anak dr Sarah Rafika Nursyirwan, Sp.A, Subsp.Kardio(K) mengatakan infeksi jantung pada anak memang tergolong
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ndaru Wijayanto
Selain infeksi langsung pada jantung, terdapat pula kondisi yang dikenal sebagai demam rematik akut.
Penyakit ini bukan disebabkan oleh infeksi yang menyerang jantung secara langsung, melainkan akibat respons antibodi tubuh yang berlebihan setelah mengalami infeksi tertentu.
“Antibodi yang seharusnya melawan kuman justru menyerang jaringan tubuh sendiri, terutama katup jantung. Kondisi inilah yang kemudian dapat berkembang menjadi penyakit jantung rematik,” jelas dokter.
Di Indonesia, beban penyakit jantung rematik masih tergolong tinggi. Dokter menyebut Indonesia menempati peringkat keempat dunia untuk kasus penyakit jantung rematik.
Sehingga upaya edukasi dan deteksi dini menjadi sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.
Untuk memastikan diagnosis, terutama pada bayi yang gejalanya sangat tidak khas, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti EKG (rekam jantung), ekokardiografi (USG jantung), atau rontgen toraks.
“Bila ragu tentu segera dibawa periksa, kecepatan penanganan sangat menyelamatkan anak,” tutupnya
| Tarik Jaring Ikan saat di Laut, Nelayan di Pacitan Malah Meninggal Dunia, Korban Sempat Kejang |
|
|---|
| Sering Begadang, Stres, dan Merokok? Waspada Serangan Jantung Usia Muda |
|
|---|
| Sosok Tukang Jagal Hewan Kurban Meninggal Dunia saat Bekerja, Mendadak Ngeluh Sakit di Dada |
|
|---|
| Ada Ratusan Kasus Penyakit Jantung Anak, Tapi Lumajang Belum Punya Dokter Spesialis Jantung Anak |
|
|---|
| Waspada Silent Killer Saat Tidur, Bahaya Sleep Apnea dan Mengapa Ngorok Bukan Tanda Tidur Nyenyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Infeksi-Jantung-pada-Anak-yang-Harus-Diwaspadai-IDA-Berisiko-Sebabkan-Komplikasi-Serius.jpg)