Ramp Check di Terminal Arjosari Malang Diperketat, Bus Tak Laik Jalan Bakal Langsung Ditindak

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Arjosari Malang terus meningkatkan kesiapan menjelang masa angkutan Lebaran. 

Tayang:
Penulis: Purwanto | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Purwanto
CEK - Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Arjosari Malang melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap armada bus di Terminal Arjosari Malang, Selasa (3/3/2026) pagi 

Mega memberikan peringatan keras bahwa kendaraan yang ditemukan tidak laik jalan saat masa Angkutan Lebaran (Angleb) akan langsung ditindak tegas.

"Apabila nanti dalam kegiatan Angleb ditemukan kendaraan yang tidak laik jalan, akan kami langsung tindak dan akan kami ganti dengan armada yang laik jalan bagi penumpang," tegasnya.

Baca juga: Besok Hari Terakhir Daftar Mudik Gratis Kemenkum 2026, Hadirkan Rute Favorit di Jatim

Terminal Arjosari memprediksi akan ada dua gelombang puncak arus mudik, yakni pada tanggal 17 dan 20 Maret 2026.

Meskipun jadwal libur tahun ini tidak berbarengan, estimasi jumlah pemudik diperkirakan mencapai 5.000 hingga 7.000 orang. 

"Kami sudah berkoordinasi, kami memprediksi puncak arus mudik, terjadi pada tanggal 17 dan 20 Maret 2026 mendatang," tutur Mega. 

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak terminal menyiapkan 300 hingga 400 armada setiap harinya.

Selain itu, personel keamanan juga akan disiagakan di titik-titik rawan seperti pintu masuk, area penurunan penumpang, serta pusat informasi untuk menjamin kenyamanan pemudik. 

Baca juga: Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub 2026 Dibuka Mulai 1 Maret, Tersedia 34 Kota Tujuan

Sementara itu salah satu sopir bus jurusan Malang-Ciputat, Budi Satria mengungkapkan bahwa pemeriksaan yang dilakukan petugas meliputi berbagai aspek teknis dan keselamatan. 

"Iya tadi dicek kelengkapan administrasi dan peralatan pendukung. Tadi APAR (Alat Pemadam Api Ringan) juga di cek," terang pria 45 tahun itu. 

Dirinya bilang bahwa mendapat teguran karena kelengkapan kotak P3K, dan beberapa obat yang telah kedaluwarsa. 

"Iya tadi ditegur untuk mengganti kotak P3K, dan ada beberapa obat yang telah kedaluwarsa harus diganti," katanya. 

Budi Satria memprediksi lonjakan penumpang mulai terjadi pada H-15 hingga H-10 Lebaran. 

"Kalau sekarang kan masih sepi, biasanya pada H-15 hingga H-10 Lebaran akan ramai," jelas Budi

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved