Berita Viral
Perkara Pinjam Seratus Mahrani Dendam Dipermalukan, Berujung Maut di Tengah Jalan
Saat kejadian korban tengah membonceng istrinya menggunakan motor trail. Insiden itu terjadi pada Senin, 6 Oktober 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.
TRIBUNJATIM.COM - Kasus penembakan seorang pemotor kini menjadi sorotan.
Peristiwa itu terjadi di Desa Sungai Jeruju, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Pelakunya adalah Mahrani alias R (25) menembak pria berinisial K (40), warga Dusun Baru, Desa Sungai Jeruju.
Saat kejadian korban tengah membonceng istrinya menggunakan motor trail.
Insiden itu terjadi pada Senin, 6 Oktober 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.
Baca juga: Ulin Istri Polisi 3 Tahun Tak Dinafkahi Malah Diancam Bakal Ditembak, Minta Kapolda Lindungi
Pada saat kejadian, R muncul dari balik mobil dan menembak korban dengan senjata api rakitan dari jarak dekat.
Dampak dari insiden itu, korban tewas di tempat, sementara pelaku melarikan diri namun berhasil ditangkap oleh polisi pada hari yang sama sekitar pukul 14.00 WIB.
Motif penembakan diduga karena dendam pribadi, setelah korban mengejek pelaku saat hendak berutang beberapa hari sebelumnya.
Mahrani mengaku, saat itu mendatangi korban dengan maksud meminjam uang Rp 100.000 membeli kebutuhan pokok.
Pinjam uang Rp 100.000 alias pinjam seratus pernah ramai diperbincangkan di masyarakat Indonesia.
Ini merupakan cara seseorang yang sedang kesulitan keuangan untuk meminjam uang kepada teman, Keluarga, kerabat, atau saudara.
Nilai nominal Rp 100.000 merupakan angka yang dinilai cukup supaya yang memberikan pinjaman uang mau keluar uang.
Kasus pembunuhan ini didasari hal sepele, karena adanya faktor psikologis, sosial, dan emosional yang kompleks di balik tindakan.
Pembunuhan akibat hal sepele bukan semata karena masalahnya kecil, tapi karena kondisi batin pelaku yang rapuh, tidak stabil, atau tertekan.
Masalah kecil seperti ejekan bisa terasa besar jika seseorang sudah menyimpan dendam atau rasa sakit hati lama.
| Tiap Hari Nenek Fusia Dorong Gerobak Jual Bubur Madura, Jadi Tulang Punggung usai Suami Sakit Stroke |
|
|---|
| 1 Kampung Haru Dilla Anak Penjual Seragam Didatangi Wakil Rektor ITB, Ayah Kaget: Balas Dendam Saya |
|
|---|
| Mimin Pedagang Gorengan Tetap Jualan Meski Banjir 1 Meter Rendam Rumah, Bisa Dapat Rp 300 Ribu |
|
|---|
| Trauma Dimutasi saat Jadi Guru Honorer, Irfan Kini Jadi Tukang Pijat dan Dibayar Seikhlasnya |
|
|---|
| Sekali Panen Pemuda Sumenep Kantongi Rp 4,3 Juta, Faza Dapat Berkah dari Bekas Kandang Kuda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Rekaman-CCTV-kasus-penembakan-pengendara-motor-di-jalan-sumatera-selatan.jpg)