Aksi KPK di Jatim

Diperiksa Penyidik KPK, Kepala Inspektorat Pemkab Malang Langsung Ngaku Pusing

Para pejabat di lingkungan Pemkab Malang secara bergiliran diperiksa oleh penyidik KPK di Mapolres Malang.

Diperiksa Penyidik KPK, Kepala Inspektorat Pemkab Malang Langsung Ngaku Pusing
TRIBUNJATIM/BENNI INDO
Kepala Inspektorat Pemkab Malang saat memenuhi panggilan penyidik KPK di Polres Malang, Jumat (12/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Inspektorat Pemkab Malang Tridiyah M di Polres Malang, Jumat (12/10/2018). Tridiyah diperiksa sejak pukul 13.00 wib hingga menjelang pukul 16.00 WIB.

Setelah keluar ruangan pemeriksaan, Tridiyah tidak banyak memberikan keterangan. Bahkan dirinya mengatakan tidak ada pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik KPK.

"Tidak ada pertanyaan. Tidak ada pertanyaan," uvaucap, sembari berjalan menuju mobilnya, Jumat (12/10/2018).

KPK Terus Obok-obok Pemkab Malang, Bupati Rendra Kresna Kian Pasrah, Begini Pengakuan Blak-blakannya

Wartawan terus mendesak terkait informasi yang disampaikan kepada penyidik. Tridiyah kemudian mengatakan kalau dirinya diperiksa sebagai Kepala Inspektorat. Bukan sebagai mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup.

"Saya diperiksa sebagai inspektorat. Pengawasan saya seperti apa. Itu saja, ya," katanya.

Disinggung terkait kasus korupsi yang saat ini sedang didalami KPK, Tridiyah tidak mengomentari. Ia hanya kembali menegaskan kalau dirinya hanya diperiksa sebagai Kepala Inspektorat.

Pakai Akun Cewek, Remaja Bangkalan ini Sebar Video Cabulnya dengan Siswi SMP di Facebook

Sebelum masuk ke dalam mobil, Tridiyah mengatakan kalau dirinya pusing. Namun dia tidak mengatakan penyebab gejala.

"Pusing saya. Ada yang dipikir. Sudah ya," ungkapnya lalu menutup pintu mobil.

Tak lama kemudian, keluar seorang perempuan dari ruang pemeriksaan. Perempuan itu tidak menjawab ketika ditanya oleh wartawan.

Informasinya, perempuan yang mengenakan kerudung merah dengan pakaian motif batik warna hijau tua itu adalah Dwi July Kristiana selaku Kepala Sub Bagian Keuangan dan Aset Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Malang. Sapaan sehari-harinya adalah Nana.

Babak Baru Kasus Aset Pemkot Malang, Muncul Maria Ngaku Kena Tipu Leonardo-Natalia Rp 3 Miliar

Nana tidak memberikan keterangan apapun kepada wartawan. Bahkan ia segera berlari menuju mobilnya begitu keluar ruangan. Wartawan yang mengejar hanya mendapatkan gambar tanpa pernyataan.

(KPK) memeriksa sembilan saksi kasus korupsi di Polres Malang, Jumat (12/10/2018). Sembilan orang yang diperiksa adalah mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Malang Tridiyah yang sekarang menjabat sebagai inspektorat, Sekretaris BLH Sampurno, Kepala Subbagian Keuangan BLH Dwi July, Bendahara BLH Sophia L, staf Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Thory S dan M Imron, swasta dan Riki H.

Mereka dimintai keterangan terkait kasus korupsi yang terjadi di Pemkab Malang. KPK juga memeriksa Priyatmoko dan Cipto Wiyono sebagai saksi kasus korupsi yang terjadi di Pemkot Malang. Semuanya diperiksa di Kepolisian Resor Malang.

"Penyidik mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi di Mapolres Malang" kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat, (12/10/2018).

Pemeriksaan di Polres Malang berlangsung di gedung Bhayangkari Polres Malang. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved