Amiruddin, Pria yang Jalan Kaki dari Sumatera Utara Menuju Banyuwangi Demi Ibu, Tiba di Probolinggo

Aksi heroik Amiruddin, yang bernadzar jalan kaki dari Sumatera Utara menuju Banyuwangi, mendapat perhatian Habib Hadi Zainal Abidin.

Amiruddin, Pria yang Jalan Kaki dari Sumatera Utara Menuju Banyuwangi Demi Ibu, Tiba di Probolinggo
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Amiruddin, pria yang bernadzar jalan kaki dari Sumatera Utara menuju Banyuwangi demi ibunya saat tiba di Kota Probolinggo, Kamis (24/1/2019). 

Pria berusia 43 tahun memiliki nadzar berjalan kaki dari Sumatera Utara ke Banyuwangi, gara-gara kedua kakinya sempat lumpuh selama 7 bulan.

Karena kondisi yang dialaminya itulah, Amiruddin akhirnya bernadzar, jika kakinya bisa sembuh ia akan jalan kaki dari rumahnya ke Banyuwangi tempat tinggal ibunya untuk mencium kakinya.

Amir sendiri di Sumatera Utara tinggal di rumah kakaknya, Desa Mandailing, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Begadai.

Satgas Anti Mafia Bola akan Periksa Vigit Waluyo Seputar Liga 2, Bukan Hanya Soal PSMP Mojokerto

Andi, seorang warga mengaku salut dengan semangat yang dimiliki Amiruddin.

Ia menyebut nadzar Amiruddin tidak main-main.

Dia rela berjalan ribuan kilometer untuk bertemu ibunya sesuai dengan apa yang diucapkannya.

"Ya salut, dan senang. Ikut bangga dengan Amiruddin. semoga selamat sampai tujuan dan lancar selama perjalanan. Kami ikut mendoakan," pungkasnya.

Cerita Lengkap Perjalanan Amiruddin: Nadzar Cium Kaki Ibu Jika Sembuh dari Lumpuh

Amiruddin (44), warga Kampung Mandailing, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara ini, sungguh nekat.

Dia rela berjalan kaki dari rumahnya menuju kediaman ibu kandungnya di Ketapang, Banyuwangi, Jatim.

Halaman
1234
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved