10 Jalan di Kota Malang Ini Sudah Mulus, Pemkot Pakai DAK dari Pusat Sebesar Rp 200 Juta

10 Jalan di Kota Malang Ini Sudah Mulus, Pemkot Pakai DAK dari Pusat Sebesar Rp 200 Juta.

10 Jalan di Kota Malang Ini Sudah Mulus, Pemkot Pakai DAK dari Pusat Sebesar Rp 200 Juta
SURYA/RIFKY EDGAR
Jalan Muharto Kota Malang terlihat mulus usai dilakukan pembenahan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kamis (5/9). 

10 Jalan di Kota Malang Ini Sudah Mulus, Pemkot Pakai DAK dari Pusat Sebesar Rp 200 Juta

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sejumlah jalan berlubang di Kota Malang kini telah rampung proses pengerjaannya.

Sedikitnya, ada 10 jalan di Kota Malang yang kini telah rampung dibenahi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Jalan tersebut di antaranya ialah Jalan Ade Irma Suryani hingga Pasar Besar.

Kemudian Jalan Untung Suropati Utara dan Selatan, Jalan Kebalan Wetan, Jalan Zaenal Zakze dan Jalan Muharto.

Pasutri di Malang Kembangkan Bisnis Makanan Beku, Raup Omzet Jutaan Rupiah Per Hari

Roadshow Bus KPK Sambangi Kota Malang Selama 3 Hari, Berikut 4 Jalan yang Ditutup Sementara, Simak!

Periksa 3 Saksi Tambahan, Polisi Malang Bakal Jadikan Bos Cafe Pukul Palu Karyawan Sebagai Tersangka

Selanjutnya Jalan Aris munandar, Jalan Cengkeh, Jalan Kalpataru, Jalan WR Supratman, Jalan S. Supriadi, Jalan Mayjen Panjaitan dan alan Ahmad Dahlan.

"Semua pekerjaan itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang melalaui proses lelang, karena anggaran di atas Rp 200 Juta," ujar Kepala Bina Marga DPUPR Kota Malang Didik Setyanto belum lama ini kepada TribunJatim.com.

Pada kesempatan itu pula, Didik menjelaskan, bahwa DAK merupakan dana dari kementrian PUPR yang diharuskan untuk pembangunan jalan.

Jalan tersebut nantinya akan menghubungkan jalan Provinsi maupun jalan Nasional.

Sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) mengerjakan 94 paket pekerjaan yang sebagian sudah selesai dan sebagian masih dalam tahap pengerjaan.

"Dana itu merupakan dana dari APBD Kota Malang untuk jalan dalam kota dan jalan lingkungan," imbuhnya.

Kata Didik, secara prosedur pembangunan melalui DAK sudah sesuai dan tidak melanggar aturan.

Dan kini tahap pembangunan telah usai dan DPUPR juga telah melakukan uji kelayakan aspal jalan.

" Jalan tersebut semuanya menghubungkan ke jalan provinsi atau ke jalan nasional. Karena itu memang aturan dana dari pusat dan kami hanya mengusulkan dan melaksanakan saja. Proses pengerjaan dilapangan sekarang sudah selesai 100 persen," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved