KPU Kota Blitar Tunggu Informasi Resmi Soal Syarat Calon Kepala Daerah Tak Pernah Mabuk dan Zina

KPU Kota Blitar masih menunggu aturan baru terkait syarat pencalonan kepala daerah di Pilwali Kota Blitar 2020 dari KPU RI.

KPU Kota Blitar Tunggu Informasi Resmi Soal Syarat Calon Kepala Daerah Tak Pernah Mabuk dan Zina
SURYA/SAMSUL HADI
Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - KPU Kota Blitar masih menunggu aturan baru terkait syarat pencalonan kepala daerah di Pilwali Kota Blitar 2020 dari KPU RI.

Informasinya, dalam aturan baru itu, syarat calon kepala daerah tidak pernah terlibat kasus judi, narkoba, mabuk, dan zina.

"Aturan itu masih diuji publik oleh KPU RI. Kami menunggu hasilnya. Ada beberapa syarat bagi calon kepala daerah, yaitu, tidak pernah terlibat kasus judi, narkoba, mabuk, dan zina," kata Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, Minggu (6/10/2019).

Choirul Umam mengatakan, aturan baru itu merupakan hasil revisi kedua dari PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Kota Blitar Batal Dilaksanakan Tahun ini

Sembilan Kali Curi Ayam Bangkok, Ulah Pencuri di Tulungagung Berakhir setelah Terekam CCTV

Menurutnya, hasil revisi kedua dari PKPU Nomor 3 Tahun 2017 itu masih dalam tahap uji publik oleh KPU RI.

Sejauh ini, KPU Kota Blitar belum menerima informasi pasti terkait perubahan kedua dari PKPU Nomor 3 Tahun 2017.

"PKPU Nomor 3 Tahun 2017 itu masih berlaku. Termasuk PKPU Nomor 15 Tahun 2017 yang merupakan perubahan pertama dari PKPU Nomor 3 Tahun 2017 juga masih berlaku. Hanya saja dalam perubahan kedua ini ada revisi di beberapa pasal," ujarnya.

Dikatakannya, baik PKPU Nomor 3 Tahun 2017, PKPU Nomor 15 Tahun 2017, dan PKPU perubahan kedua yang sedang diuji publik ini akan menjadi dasar KPU Kota Blitar dalam pencalonan kepala daerah di Pilwali Kota Blitar 2020.

"Ketiga aturan itu masih berlaku untuk pencalonan kepala daerah," katanya.

Menurutnya, tahapan pencalonan kepala daerah di Pilwali Kota Blitar dimulai pada Oktober 2019 ini.

Berbekal Rekaman CCTV ATM, Polisi Dapatkan Ciri-ciri Perampok Sadis di Rumah Guru SMP di Blitar

Takut Uang Belanja Istri Kurang, Pria di Sukorejo Blitar Nekat Curi Helm Pegawai Toko Bangunan

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved