Waspada DBD, Ini yang Disarankan Dinas Kesehatan Kota Malang, Lebih Penting untuk Mencegah

Dinas Kesehatan Kota Malang mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang biasa muncul saat musim penghujan.

Waspada DBD, Ini yang Disarankan Dinas Kesehatan Kota Malang, Lebih Penting untuk Mencegah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Depok, Sawangan, Jawa barat, Selasa (2/2/2016). Akibat membludaknya pasien DBD sejak 1 hingga 26 Januari 2016 dengan total 126 pasien, sebagian pasien rawat inap terpaksa harus dirawat di lorong rumah sakit. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Kesehatan Kota Malang mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang biasa muncul saat musim penghujan.

Musim penghujan, memang kerap menjadi masa perkembangbiakan nyamuk aedes aegpty.

“Nyamuk aedes aegpty ini suka genangan. Nah, di musim hujan ini banyak sekali genangan sehingga perkembangbiakan bisa lebih banyak,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, Rabu (8/1/2020).

Terbukti Edarkan Kosmetik Ilegal, Ibu Cantik Ini Hanya Divonis Hukuman Percobaan Selama 1 Tahun

Modus Bisnis Jual Beli HP Tawarkan Keuntungan, Terdakwa Fajar Tipu Teman Sendiri hingga Rp 550 Juta

Lantas bagaimana cara agar tidak sampai terserang DBD?

Husnul Muarif menjelaskan, langkah pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat di rumah.

Salah satunya adalah menjaga kebersihan, tidak membiarkan ada genangan air serta tidak menumpuk sampah.

“Bisa dimulai dengan yang sudah dicanangkan Pemkot Malang yakni GASS (Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen),” ungkap Husnul Muarif.

Sensasi Menyantap Hidangan Pasta Kocok di Dalam Gelas ala Lumer Pasta Royal Plaza Surabaya

TRIBUNWIKI - 3 Trik Mengendarai Motor Matic Dalam Segala Kondisi Agar Motor Tetap Awet

Mengacu pada tahun lalu, angka Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang masih cukup tinggi yakni 200 kasus dengan dua orang meninggal dunia.

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) paling banyak terjadi di Kecamatan Klojen dan Lowokwaru.

Husnul Muarif mengatakan, Dinas Kesehatan kini rutin menggelar sosialisasi waspada Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui 16 Puskesmas yang tersebar di 57 Kelurahan di Kota Malang.

Husnul Muarif berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif agar angka Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang bisa turun.

“Jangan gantung baju juga, karena itu bisa jadi tempat perlindungan nyamuk,” pungkasnya.

Bupati Sidoarjo Terjaring OTT KPK, Solidaritas Mahasiswa Sidoarjo: Kami Sedih Sekaligus Senang

Daftar 12 Pemain yang Dipertahankan Arema FC, Siapa Saja Mereka?

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved