Gelar Demo, Massa KOMPI Minta Kejati Jatim Usut Dugaan Korupsi di Pusaran Kementerian Agama Jatim

Massa yang mengatasnamakan Komunitas Mahasiswa Peduli Indonesia (KOMPI) menggelar demo di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Gelar Demo, Massa KOMPI Minta Kejati Jatim Usut Dugaan Korupsi di Pusaran Kementerian Agama Jatim
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Suasana mediasi sejumlah orang dari massa KOMPI di ruang Kasi Penkum Kejati Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Massa yang mengatasnamakan Komunitas Mahasiswa Peduli Indonesia (KOMPI) menggelar demo di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Komunitas Mahasiswa Peduli Indonesia (KOMPI) meminta Kejati Jatim mengusut kasus dugaan korupsi di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

"Kami minta Kajati untuk untuk memproses dugaan kasus korupsi di lingkungan kemenag Jatim. Selain itu minta klarifikasi soal klaim backing dari Kejati yang dilontarkan salah satu oknum pejabat Kemenag Jatim," kata Koordinator aksi Ahmad Fahmi Ardiyansyah, saat di sela demo, Jumat (14/2/2020).

Pembebasan Lahan di GRR, Pertamina Gelontorkan Triliunan Rupiah, Berikut Harga Tanah yang Ditetapkan

Valentine Day, Pasar Bunga di Jalan Kayoon Surabaya Diserbu Pengunjung

Masyarakat Surabaya Inginkan Sosok Seperti Risma Dalam Pilwali Surabaya 2020, Survei: Suka Blusukan

Dua Spesialis Curanmor Pakai Obeng di Malang Dihadiahi Timah Panas, Persenjatai Diri dengan Celurit

Polda Jatim Tembak Dua Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis yang Baru Keluar dari Penjara

Bersenjata Celurit, Pencuri Motor di Malang Diberi Hadiah Timah Panas Polisi Saat Akan Ditangkap

Kondisi ini berpotensi negatif pada upaya pemerintah dalam upaya mencegah dan memerangi korupsi khususnya di Kantor Kemenag Jatim.

Selain demonstrasi Komunitas Mahasiswa Peduli Indonesia (KOMPI) juga menyerahkan barang bukti sebuah rekaman yang berisi dugaan pengkondisian korupsi pengadaan dalam pembangunan gedung balai nikah dan manasik haji Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan untuk anggaran 2018.

Sementara itu, Cecep Muhammad Yasin, menambahkan, bahwa kasus dugaan korupsi di Kanwil Kemenag Jatim tidak akan direspon oleh aparat penegak hukum.

Pasalnya, kasus tersebut mendapat backup oleh oknum Kejati Jatim.

"Intinya kasus itu sudah dibackup oleh oknum Kejati Jatim. Dan itu diucapkan di forum rapat oleh Kabag TU Kemenag Kanwil Jatim yang waktu itu sebagai Plt Kemenag Kanwil Jatim (Amin Mahfudz)," katanya. 

Cecep Muhammad Yasin heran mengapa kasus tersebut dilindungi oleh Kejati Jatim.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved