Arema FC Vs Persebaya di Piala Gubernur
Arema FC vs Persebaya Surabaya, 7 Motor Dibakar di Luar Stadion, Polisi Usut Kerusuhan Pertandingan
Insiden pembakaran sepeda motor mewarnai laga Big Match Laga Semifinal Piala Gubernur 2020 antara Persebaya Surabaya VS Arema FC.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Insiden pembakaran sepeda motor mewarnai laga Big Match Laga Semifinal Piala Gubernur 2020 antara Persebaya Surabaya VS Arema FC, di Kota Blitar, Selasa (18/2/2020) sore.
Tujuh kendaraan roda dua dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal.
Insiden pembakaran sepeda motor itu terjadi pukul 14.50 WIB di sebuah persimpangan jalan di Desa Dawuhan, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya insiden tersebut.
Namun insiden tersebut tidak berdampak secara langsung pada jalannya pertandingan kedua kesebelasan yang berlaga di Stadion Supriyadi Kota Blitar.
• Aksi Nekat 3 ABG Tulungagung, Dorong Motor Curiannya Beramai-ramai, Suzuki Satria Disita Polisi
• Polres Pasuruan Telusuri Tempat Produsen Narkoba Belanja Bahan Baku Sabu-sabu
• BREAKING NEWS: Truk Muatan Nangka Terperosok di Tebing Tol Pasuruan-Probolinggo, Sopir Malah Tidur
• Ambil 30 Ribu Pil Doble L di Kosan, Pria Kediri Dituntut Lima Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta
• Nasib Sales CV Mitra Gemilang Makmur yang Gelapkan Uang Perusahaan Rp 1,9 M Diungkap Majelis Hakim
• Test Drive New Peugeot 3008 Allure Plus, Petualangan SUV Makin Nyaman dengan Fitur Canggih & Modern
"Kami dari Polres Blitar dapat mengkondusifkan atau mengamankan situasi sehingga pertandingan pun masih tergelar dengan baik dan aman sampai saat ini," katanya di Mapolda Jatim, Selasa (18/2/2020).
Polda Jatim masih terus melakukan pendataan sekaligus mengamankan lokasi terjadinya insiden tersebut.
"Sejauh ini belum nanti laporan inventarisir dari Polres Blitar Kota tentunya kami masih menunggu laporannya," tuturnya.
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memastikan, pihak Polres Blitar Kota belum mengamankan satu orang pun yang bertanggungjawab atas insiden tersebut.
Kendati begitu pihaknya akan tetap berkomitmen pada penegakkan hukum, apalagi insiden tersebut mengakibatkan kerugian material.
"Pelaku siapapun yang mengganggu ketertiban apalagi sudah ada kerugian materil dari masyarakat dan ini masuk dalam pidana," ujarnya.
Disinggung mengenai penyebab bentrokan tersebut, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menduga, ada salah satu kubu supporter yang memaksa mendatangi stadion.
"Nanti kita dalami, apakah ini bentuk kekecewaan suporter atau kedua belah suporter ini masih pendalaman. Tapi sejauh ini tak ada bentrok yang ada memang adanya kekecewaan ingin masuk ke stadion," katanya.
Selain itu, insiden pembakaran sepeda motor diduga juga dilatarbelakangi faktor historis kedua kubu supporter.
• Taktik Licik Karyawan Toko di Surabaya, Kardus Aki Diisi Batu, Gelapkan 53 Accu Rp 30 Juta
• Viral Kabar Penculikan Anak di Lamongan, Kapolres: Berita Hoax, Jangan Ambil Kesimpulan Sendiri
• Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen Anggota Dewan Pendidikan, Berikut Syarat Lengkapnya!
Kendati demikian, ia tak henti-hentinya mengimbau pada segenap supporter untuk tetap andil bagian dalam terciptanya dan terjaganya keamanan sosial di masyarakat.
"Kami lihat dari aspek historis kedua kesebelasan ini kan fanatisme suporter masing-masing sangat tinggi. Kami mengharap dan mengimbau kepada kedua belah pihak untuk meredam masing-masing pihaknya tak melakukan bentrok, konflik hingga mengganggu masyarakat," pungkas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Elma Gloria Stevani