Virus Corona di Malang
Gunakan Drone, Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Semprot Disinfektan di Kecamatan Dau
Penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Dau dilakukan guna mengantisipasi menyebarnya wabah virus Corona (Covid-19).
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malang melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (24/3/2020).
Penyemprotan disinfektan dilakukan guna mengantisipasi menyebarnya wabah virus Corona (Covid-19).
Sebelumnya, ada satu warga asal Dau yang meninggal dunia karena terjangkit virus yang menyerang bagian pernapasan itu.
• Imbas Wabah Corona, Rumah Makan Hingga Warnet di Kota Malang Hanya Boleh Buka Sampai Jam 8 Malam
• Bukan Produktif Cetak Gol, Pemain Arema FC Malah Rajin Koleksi Kartu Kuning, Ada 13!
Bupati Malang, M Sanusi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Malang datang meninjau lokasi penyemprotan disinfektan yang dimulai dari Kantor Kecamatan Dau.
"Pemerintah Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran virus Corona. Dau saat ini merupakan zona merah, kita terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebarannya," beber M Sanusi.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, penyemprotan disinfektan bisa dilakukan atas kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang.
Alat yang digunakan bernama Drone Super Robot Indonesia UMM, yang punya kapasitas daya tampung muatan sebesar 20 liter.
• UPDATE Kasus Virus Corona di Malang, Ada 111 ODP yang Dipantau, 48 di antaranya Tenaga Medis
• Warga Malang Diminta PLN Catat Meteran Listrik Sendiri saat Wabah Corona, Simak Cara Melapor via WA
"Kita harus punya keyakinan bahwa semua penyakit itu, pasti ada obatnya. Tinggal menunggu waktu saja. Seperti apa yang disampaikan presiden, 98 persen dapat disembuhkan," jelas M Sanusi optimistis.
Sementara itu, Camat Dau, Eko Margianto menerangkan, berbagai upaya sudah dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.
"Seluruh desa di Kecamatan Dau sekarang sudah memiliki posko, kita maksimalkan itu semua," ujar Eko.
• Penjelasan PLN Soal Iklan Promo Alat Penghemat Listrik, Benarkah Bisa Buat Tagihan Tak Boros?
• Dampak Virus Corona, Sebagian Agenda Perayaan HUT Kota Malang ke-106 Batal Digelar
Eko menambahkan, mayoritas penduduk Kecamatan Dau bekerja sebagai petani jeruk. Mereka dilibatkan untuk menyemprotkan disinfektan di lingkungan sekitarnya.
"Kami memanfaatkan apa yang ada, di wilayah mayoritas penduduk bekerja sebagai petani jeruk. Mereka memiliki alat yang dinamakan power spray, kita manfaatkan alat itu untuk menyemprotkan disinfektan dengan kapasitas 1000 liter. Sehingga jangkauannya bisa lebih luas, dan itu sudah kita lakukan ke rumah-rumah penduduk," tutur mantan camat Singosari ini.
Editor: Dwi Prastika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/satgas-percepatan-penanganan-covid-19-kabupaten-malang-melakukan-penyemprotan-disinfektan-di-dau.jpg)