Virus Corona di Kota Batu

Pandemi Covid-19, Perumdam Among Tirto Batu Keluarkan Kebijakan Potong Tagihan hingga Bagi Sembako

Direktur Utama Perumdam Among Tirto Batu menganggarkan Rp 350 juta untuk menanggulangi pembebasan biaya pelanggan untuk beberapa kategori saat pandemi

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Direktur Utama Perumdam Among Tirto Batu, Edi Sunaedi, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU – Perusahaan Umum Daerah Air Minum atau Perumdam Among Tirto Batu mengeluarkan kebijakan pembebasan denda, pemotongan tagihan, gratis pembayaran, dan pembagian sembako kepada pelanggannya.

Hal itu dilakukan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya pelanggan saat menghadapi masa ‘pagebluk’ pandemi virus Corona (Covid-19).

Direktur Utama Perumdam Among Tirto Batu, Edi Sunaedi, memutuskan menganggarkan Rp 350 juta untuk menanggulangi pembebasan biaya pelanggan untuk kategori rumah tangga 1 dan rumah tangga 2 hingga Juni 2020.

Kota Batu Belum Berencana Ajukan PSBB, Pemkot Pilih Berlakukan Physical Distancing

46 Tenaga Kesehatan di Jawa Timur Terpapar Covid-19, 1 Perawat Gugur, 26 Orang Masih Dirawat

Namun begitu, Edi Sunaedi menegaskan agar pelanggan tetap bijak menggunakan air.

"Untuk aturan pembebasan biaya denda terlambat dan potongan 20 persen tetap berjalan hingga bulan April ini. Pembebasan biaya akan diberlakukan pada bulan Mei ke depan," kata Edi Sunaedi, Kamis (16/4/2020).

Ia menekankan, penggunaan air yang bijak turut serta membantu upaya menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

Perumdam Among Tirto Batu memberikan batasan kepada pelanggan untuk menggunakan air per hari sebanyak 25 meter kubik.

Rapid Test On the Spot Corona di Pasar Lawang Malang, Hasil Tes Pedagang Dinyatakan Negatif Covid-19

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Malang Dinilai Butuh Pertimbangan Kembali

Batasan tersebut telah dikalkulasikan sebelumnya dengan pemakaian normal rata-rata yang digunakan oleh satu KK dalam kurun waktu satu hari.

"Kalau melebihi batas ya akan kami catat untuk membayar kelebihannya saja. Ini merupakan bentuk antisipasi agar pelanggan tidak semena-mena dalam pemakaian air," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved