Virus Corona di Kota Batu

Lagi, Pasien ke-10 Positif Covid-19 di Kota Batu Berkaitan dengan Pasar, Mengeluh Demam dan Sesak

Pasien positif Covid-19 yang ke-10 di Kota Batu merupakan pedagang sayur antarkota. Begitu pun pasien ke-8 dan ke-9 juga berkaitan erat dengan pasar.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas medis melakukan tes cepat terhadap pedagang di Kota Batu, Selasa (19/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Pasien positif virus Corona atau Covid-19 yang ke-10 di Kota Batu merupakan pedagang sayur antarkota.

Hal itu seperti yang dijelaskan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M Chori, Kamis (21/5/2020).

M Chori mengatakan, pasien ke-10 adalah pengepul besar yang singgah dari satu pasar ke pasar lainnya.

Sebelumnya, pasien ke-8 dan ke-9 juga berkaitan erat dengan pasar.

Bahkan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengatakan, kalau klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Batu adalah pasar.

Sementara di pasar sendiri, warga tidak tertib menjaga jarak dan tidak sedikit yang tidak mengenakan masker.

Ada Klaster Baru dari Tenaga Kesehatan, Jatim Tambah 502 Kasus Positif Covid-19 pada Kamis 21 Mei

Sesuai Imbauan MUI, Bupati Sanusi Minta Warga Malang Laksanakan Salat Idulfitri di Rumah

"Pasien konfirmasi ke-10 jenis kelamin perempuan, umur 47 tahun alamat Desa Pandanrejo. Pekerjaan pedagang sayur antarkota dan pengepul besar, kulakan ke Pasar Pujon dan Karangploso untuk dikirim ke Banyuwangi," kata M Chori, Kamis (21/5/2020).

M Chori menerangkan, riwayat sakit yang bersangkutan mengeluh gejala pertama kali tanggal 4 Mei 2020 dengan keluhan demam tinggi dan batuk.

Lalu tanggal 5 Mei 2020 pasien masuk Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang, Tlogomas, dengan keluhan demam tinggi, batuk, dan disertai sesak nafas.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved