Virus Corona di Ponorogo

UPDATE CORONA di Ponorogo Rabu 24 Juni 2020, Dua Pasien Positif Sembuh, Ada yang Jalani Swab 22 Kali

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, menyampaikan, ada dua pasien Covid-19 sembuh di Ponorogo, pasien perempuan nomor 5, dan pasien laki-laki nomor 16.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Dua pasien positif virus Corona ( Covid-19 ) di Ponorogo sembuh pada Rabu (24/6/2020) malam.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, menyampaikan, dua pasien sembuh tersebut adalah pasien perempuan nomor 5 berusia 39 tahun, dan pasien laki-laki nomor 16 berusia 14 tahun.

"Alhamdulillah pada hari ini, pasien konfirmasi nomor urut 5, perempuan 39 tahun, hari ini dinyatakan sembuh setelah menjalani swab sebanyak 22 kali dan dirawat selama hampir 3 bulan di rumah sakit.
Begitu juga dengan pasien konfirmasi nomor urut 16, laki-laki, 14 tahun, hari ini dinyatakan sembuh setelah menjalani swab sebanyak 12 kali dan dirawat selama hampir 2 bulan di rumah sakit," kata Ipong Muchlissoni, Rabu (24/6/2020) malam.

Ia mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis, paramedis dan juga psikolog yang telah bekerja keras membantu merawat dan mendampingi pasien sehingga pasien dapat melalui hari-harinya di rumah sakit dan dinyatakan sembuh.

Ipong Muchlissoni mengingatkan, kepada warga Ponorogo yang masih bebas beraktivitas, tidak melaksanakan protokol kesehatan, pergi ke tempat ramai tanpa menjaga jarak, tidak memakai masker, tidak pakai hand sanitizer, agar jangan sampai merasakan diswab berulang kali karena terkonfirmasi positif virus Corona.

Pria Ponorogo PDP Covid-19 Meninggal Sepulang dari Surabaya Naik Bus, Sempat Tolak Diperiksa di RS

Kapolda Jatim Tinjau Asrama Polisi Kletak, Wali Kota Madiun Mengaku Yakin Tekan Angka Covid-19

Dia berpesan kepada warga Ponorogo agar jangan sampai menjadi pasien Covid-19.

Ia mencontohakan dua pasien yang baru saja dinyatakan sembuh, harus menjalani tes swab berulang kali hingga dinyatakan negatif atau sembuh.

Diisolasi dalam sebuah ruangan dan hanya bisa berkomunikasi melalui media sosial, selama berbulan-bulan.

Tidak hanya sakit pada saat dilakukan swab, namun juga tersiksa secara psikis.

Polisi Tidur Jalan Pahlawan Kota Madiun yang Viral di Medsos Ternyata Baru 75 Persen Dikerjakan

Jalan Baru Selesai Dibangun di Atas Makam Kota Madiun Dibongkar, Ahli Waris Sayangkan Pembangunan

"Warga Ponorogo yang saya cintai, pernahkah Anda membayangkan hidung anda dimasuki sebuah cotton bud panjang, hingga mencapai hidung bagian belakang, kemudian diputar-putar selama beberapa detik. Tentunya rasanya tidak nyaman, bahkan nyeri. Itulah yang dialami setiap pasien yang dilakukan pemeriksaan swab, termasuk pasien konfirmasi yang hari ini dinyatakan sembuh," kata Ipong Muchlissoni.

Oleh sebab itu, dia kembali mengingatkan kepada warga Ponorogo agar disiplin terhadap protokol kesehatan. Sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak ketika berada di tempat umum dan berinteraksi dengan orang lain, meningkatkan imunitas tubuh dengan olahraga dan gembira, serta berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Untuk diketahui, data kasus konfirmasi Covid-19 di Ponorogo per Rabu (24/6/2020), pasien positif sebanyak 38 pasien, dengan jumlah pasien sembuh 25 orang, pasien yang diisolasi di rumah sakit sebanyak 11 orang, dan meninggal dua orang.

Editor: Dwi Prastika

Puluhan Pasien Covid-19 Rusunawa IAIN Tulungagung Dongkol Dijemput Paksa, Tak Pernah Lihat Hasil Tes

Anggota DPRD Tulungagung yang Mengamuk di Pendopo Sudah Dimintai Keterangan Terkait Laporan Bupati

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved