Breaking News:

Tiap Hari Polisi Malang Tilang Belasan Motor Berknalpot Brong, Kasatlantas: Warga Ngeluh Suaranya

Satlantas Polresta Malang Kota lakukan penindakan penilangan kepada pengguna sepeda motor yang memakai knalpot tidak standar / brong.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Anggota Satlantas Polresta Malang Kota saat menindak pengguna roda dua yang memakai knalpot tidak standar / brong. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satlantas Polresta Malang Kota lakukan penindakan penilangan kepada pengguna sepeda motor yang memakai knalpot tidak standar / brong.

Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution mengatakan bahwa penindakan dilakukan karena banyak masyarakat mengeluhkan suara yang dihasilkan dari knalpot brong.

"Cukup banyak masyarakat yang komplain khususnya saat malam akhir pekan. Karena banyak anak muda yang memakai sepeda motor, mengganti knalpotnya dengan yang tidak standar / brong. Dan suara yang dihasilkan dari knalpot brong sangat mengganggu masyarakat," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (14/7/2020).

Damkar Kota Malang Miliki Mobil Rescuer Multifungsi, Bisa untuk Komando dan Bantu Misi Penyelamatan

Lagi Nunggu Order dengan Rekan Ojol, Pria di Malang Kehilangan HP di Motor, Kaget saat Tahu Pelaku

Alasan Partai Golkar Belum Beri Rekomendasi Calon untuk Pilkada Malang 2020

Ia menjelaskan bahwa penindakan tidak dilakukan hanya saat akhir pekan saja, melainkan juga pada hari biasa.

"Dan dalam satu hari, biasanya kami temukan rata rata 10 hingga 15 sepeda motor yang melakukan pelanggaran memakai knalpot tidak standar / brong. Sehingga pengguna roda dua yang melakukan pelanggaran tersebut akan kami lakukan penilangan," jelasnya.

Dirinya menerangkan pasal yang dikenakan bagi yang melakukan pelanggaran tersebut adalah Pasal 285 ayat (1) UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan.

"Ancaman hukuman pasal tersebut adalah pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu," tambahnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak melakukan operasi khusus untuk menindak pelanggar knalpot tidak standar / brong.

"Apabila petugas di lapangan melihat ada pengguna sepeda motor memakai knalpot brong, maka akan langsung dilakukan penindakan penilangan. Kalau memakai cara operasi atau razia, malah jarang sekali kami temukan masyarakat yang melakukan pelanggaran tersebut. Karena masyarakat dari kejauhan sudah tahu kalau di depan akan ada operasi, sehingga masyarakat yang melakukan pelanggaran akan putar balik dan menghindar," bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya meminta dan mengimbau kepada masyarakat agar jangan menggunakan knalpot brong.

"Lebih baik gunakan knalpot sesuai standar dari pabrikan. Karena suara yang dihasilkan dari knalpot standar tidak mengganggu masyarakat," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved