Breaking News:

Penanganan Covid

Muncul Klaster Perkantoran, BPBD Ponorogo Keliling Kantor Dinas Semprot Disinfektan

Muncul klaster perkantoran di Ponorogo, BPBD Ponorogo keliling kantor dinas untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Personel BPBD Ponorogo menyemprot disinfektan di Kantor Pelayanan Pajak Daerah BPPKAD Ponorogo, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Hal ini sebagai tidak lanjut atas melonjaknya kasus penularan Covid-19 (virus Corona) di Bumi Reog.

Salah satu gedung yang dilakukan penyemprotan disinfektan adalah Kantor Pelayanan Pajak Daerah, Badan Penerimaan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo.

"Di sini kan ada lonjakan 13 kasus yang terkonfirmasi (positif Covid-19) untuk itulah kami melakukan penyemprotan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Selasa (1/12/2020).

Selain di Kantor Pelayanan Pajak Daerah, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di ruang-ruang kantor OPD lainnya.

Baca juga: Rekor Penambahan Tertinggi Kasus Covid-19 di Ponorogo, Pemkab Tes 600 Spesimen dalam Dua Hari

Baca juga: Muncul Klaster Perkantoran, 13 Staf BPPKAD Ponorogo Positif Covid-19, 1 Meninggal, 12 Jalani Isolasi

"Memang dari karyawan ini ada rasa kekhawatiran karena adanya lonjakan di salah satu satuan kerja, untuk itulah ada permintaan penyemprotan disinfektan," ucapnya.

Yang diprioritaskan dalam penyemprotan disinfektan ini adalah OPD yang stafnya reaktif maupun sudah terkonfirmasi Covid-19.

"Penyemprotan ini kita lakukan sudah tiga kali dalam sepekan. Mulai dari kantor BPPKAD kemudian BKD, kemudian di kantor pajak dan kantor di lingkup pemkab lainnya," jelasnya. 

Baca juga: Kisah Mempelai Wanita di Ponorogo Positif Virus Corona, Seusai Ijab Kabul Isolasi di Rumah Sakit

Baca juga: Terjadi Lonjakan Covid-19, RSUD dr Iskak Tulungagung Menolak Pasien dari Luar Daerah

Menurut Setyo Budiono, semua kantor OPD harus dilakukan penyemprotan disinfektan, terlebih lagi pada kantor yang stafnya reaktif apalagi terkonfirmasi positif Covid-19.

"Namun penyemprotan tersebut harus menunggu permintaan dari satuan kerja terkait, karena kami kan tidak tahu tempat-tempat yang stafnya reaktif atau bahkan positif Covid-19," pungkasnya.

Per Minggu (29/11/2020) di Ponorogo sendiri terdapat 25 tambahan kasus Covid-19 sehingga jumlah kasus Covid-19 di Bumi Reog menjadi 661 kasus.

Dari jumlah tersebut, 571 pasien di antaranya telah sembuh dan 63 pasien sedang menjalani isolasi.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Hasil Sortir, Petugas Temukan 312 Surat Suara untuk Pilkada Trenggalek 2020 Rusak

Baca juga: Pemkab Madiun Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid-19

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved