Breaking News:

Pilkada Kabupaten Malang

Malang Jejeg Tolak Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada Malang 2020, Sebut Ada Cacat Prosedur

Malang Jejeg tegas menolak hasil rekapitulasi suara Pilkada Malang 2020, bahkan menuding ada kecacatan prosedur.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga ketika dikonfirmasi, Kamis (17/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Malang Jejeg menyatakan menolak hasil rekapitulasi suara resmi Pilkada Malang 2020.

Penolakan tersebut mencuat seusai organisasi ini merasa ada kejanggalan pada tahapan Pilkada Malang 2020.

"Kami menolak. Ada cacat prosedur yang dilakukan KPU saat proses pemungutan suara dan juga perhitungan suara," ujar Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga ketika dikonfirmasi, Kamis (17/12/2020).

Soetopo Dewangga mengaku kecewa karena ia menduga ada suara dari lapas tahanan Polres Malang dan pasien rumah sakit yang tidak terfasilitasi.

"Belum ada data yang kami terima jika saudara kita yang berada di lapas tahanan Polres Malang, dan juga dirawat di rumah sakit memberikan hak suara. Padahal mereka secara konstitusi punya hak, nah ini yang kami pertanyakan kenapa kok dihilangkan," beber pria yang identik mengenakan udeng ini. 

Soetopo Dewangga menambahkan, dirinya ingin KPU Kabupaten Malang memberikan penjelasan tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak dilayani.

Baca juga: Marak Klaster Perkantoran Covid-19, Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Akan Ditutup untuk Sterilisasi

Baca juga: Heri Cahyono: Malang Jejeg Bukan Gerakan Politik, Tapi Gerakan Moral untuk Perbaikan

"Ini pesta demokrasi harusnya semua warga memiliki hak yang sama," jelas pria yang akrab disapa Topo ini.

Topo juga merasa aneh rekapitulasi suara dihadiri Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan). Mulai dari camat, kapolsek, hingga Danramil.

Pasalnya, hal tersebut tak sesuai dengan regulasi yang tercantum dalam Pasal 4 Ayat 2 PKPU No 19 Tahun 2020,

"Kami mengamati ada 13 Muspika malah memberikan sambutan saat proses rekapitulasi berlangsung," tutup Topo.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Didukung Koalisi Gemuk, Didik Sebut Semua Partai Bekerja untuk Kemenangan SanDi di Pilkada Malang

Baca juga: Hasil Pilkada Malang 2020, Quick Count SMRC Sebut Ladub Unggul, Lathifah Shohib Puji Kinerja Tim

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved