Tempat Wisata di Kabupaten Malang Kembali Buka pada 2 Januari 2021, Disparbud Jelaskan Regulasi 4M

Tempat wisata di Kabupaten Malang akan kembali buka pada 2 Januari 2021, Disparbud Kabupaten Malang jelaskan soal regulasi 4M.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DWI PRASTIKA
Pantai Gatra Malang, Minggu (21/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang mengizinkan tempat wisata kembali buka pada tanggal 2 Januari 2021.

Dinas yang dikepalai oleh Made Arya Wedhantara ini mengeluarkan kebijakan baru tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 (virus Corona).

Regulasi tersebut wajib dipatuhi pengelola objek wisata. 

”Protokol kesehatan yang harus diterapkan di tempat wisata selama pandemi Covid-19 adalah 4M,” ucap Made Arya Wedhantara ketika dikonfirmasi pada Selasa (22/12/2020).

Kata Made Arya Wedhantara, metode 4M meliputi beberapa kegiatan. Di antaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Kepanjen Malang, Beras dan Gula Alami Penurunan, Ayam Potong Naik

Baca juga: Harga Tiket Masuk Wisata Lembah Tumpang Malang, Ada Replika Candi Borobudur, Lihat Rute ke Lokasi

Pria asal Bali ini juga mewajibkan pengelola wisata menyiapkan masker bagi pengunjung. Terutama bagi yang kedapatan tidak mengenakan masker.

"Biaya masker akan ditanggung oleh pengunjung yang kedapatan tidak memakai masker tersebut,” beber Made Arya Wedhantara.

Supaya aturan dapat dilihat dengan mudah, Made Arya Wedhantara menyarankan agar pengelola tempat wisata membuat banner besar tentang 4M, di loket atau area wisata.

”Penting disediakan papan peringatan soal protokol kesehatan,” ungkapnya.

Baca juga: Tak Wajib Test Antigen, Wisatawan di Kota Batu Harus Tunjukan Hasil Nonreaktif Rapid Test Antibodi

Baca juga: Amankan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Forkopimda Kota Malang Patroli Cek Gereja dan Pos Pengamanan

Made Arya Wedhantara tak melarang operasional pariwisata di wilayahnya buka selama 24 jam penuh.

”Namun harus ada petugas keamanan yang bersiaga selama objek wisata dibuka. Petugas keamanan itu, juga bertugas menjalankan SOP (Standar Operasional Prosedur) keselamatan bagi wisatawan,” jelasnya.

Made Arya Wedhantara menegaskan, pengelola tidak boleh lepas tangan jika ada wisatawan yang mengalami gejala Covid-19.

Baca juga: Alami Trauma, Bocah 5 Tahun Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Kota Malang Urung Diperiksa Polisi

Baca juga: Harga Tiket Wisata Batu Love Garden, Sajikan Pesona Keindahan Bunga, Buah dan Sayuran di Kota Batu

Alhasil, penyediaan ruang isolasi wajib diberikan.

”Jika memang ada yang mengarah ke Covid-19 harus segera dikoordinasikan. Jangan sampai tempat wisata di Kabupaten Malang justru menjadi klaster Covid-19,” tutup Made Arya Wedhantara.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved