Pemotor Tenggelam di Sungai Kalimas Gresik Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Besok

Pemotor yang tenggelam di Sungai Kalimas Gresik belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan besok pagi.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Proses pencarian pemotor tenggelam dari perahu tambang di Sungai Kalimas Gresik, Minggu (31/1/2021). 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pencarian seorang pemotor yang tenggelam di Sungai Kalimas dilanjutkan besok pagi.

Korban yang diketahui bernama Hari Hermawan (49) warga Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, diperkirakan terjatuh dan tenggelam dari perahu tambang sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban bersama sepeda motor yang dikendarai diduga terpeleset saat menggunakan jasa penyeberangan perahu tambang di sungai yang menghubungkan Driyorejo Gresik menuju Krian Sidoarjo itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gresik, Tarso mengatakan, proses pencarian bersama Satpolair Polres Gresik dan Polsek Driyorejo menggunakan perahu karet. Menyisir Sungai Kalimas dengan kedalaman sekitar lebih dari tiga meter itu.

Namun, pencarian masih belum membuahkan hasil.

"Masih belum ketemu," ucap Tarso, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: 7 Pejabat Kabupaten Gresik Jalani Vaksinasi Covid-19 Kedua, Ketua DPRD: Kondisinya Lebih Baik

Baca juga: Harlah NU ke-95, Mantan Teroris Nasir Abbas Jadi Pembicara di PCNU Sidoarjo, Ceritakan Masa Lalunya

Kasatpolair Polres Gresik, AKP Masyhur Ade menambahkan, petugas sudah melakukan penyisiran mulai dari lokasi awal jatuhnya korban.

Keberadaan korban sampai saat ini masih belum ditemukan, hingga pencarian hari pertama dihentikan.

Selain arus deras, pencarian hari pertama sempar diguyur hujan deras.

"Pencarian lanjut besok pagi," kata dia.

Arus Sungai Kalimas memang cukup deras. Korban terjatuh dan tenggelam saat mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax di atas perahu tambang.

Baca juga: Komplotan Spesialis Pencuri Handphone di Surabaya Dibekuk Polisi, Terungkap Peran Para Tersangka

Baca juga: Jatah Berlebih, RSUD Dr Harjono Ponorogo Pastikan Semua Karyawan Dapat Vaksin Covid-19 Sinovac

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban biasanya mengendarai sepeda angin saat beraktivitas. Diduga korban baru bisa mengendarai sepeda motor sebelum terjatuh.

Pencarian korban tidak hanya dilakukan oleh petugas gabungan saja. Keluarga korban juga ikut mencari dengan berada di tempat penyeberangan perahu tambang.

Keluarga korban menaburkan bunga dan menuangkan air dari kelapa ke sungai.

Pihak keluarga korban syok berat, ada yang berdiri di tepi sungai dengan tatapan tajam. Mereka enggan menanggapi awak media dan memilih bergeser dari lokasi kejadian.

Baca juga: Curhat UMKM Gresik Penjualan Terpuruk Selama PPKM, Harap Jam Malam Diganti Pengetatan Prokes

Baca juga: Antisipasi Banjir di Surabaya Saat Puncak Musim Hujan, Pemkot Kerahkan Semua OPD

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved