Breaking News:

Ramadan 2021

Asiknya Ngabuburit di Jalan Suromenggolo, Tempat Favorit Warga Ponorogo Berburu Takjil

Di Ponorogo, salah satu tempat favorit untuk Ngabuburit adalah Jalan Suromenggolo atau yang biasa disebut masyarakat Ponorogo 'dalan anyar'

sofyan arif candra /Tribunjatim
Suasana Ngabuburi di Jalan Suromenggolo Ponorogo 

Reporter : Sofyan Arif Candra | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Ngabuburit menjadi satu bagian yang seru bagi umat muslim yang menunggu datangnya waktu berbuka puasa.

Di Ponorogo, salah satu tempat favorit untuk Ngabuburit adalah Jalan Suromenggolo atau yang biasa disebut masyarakat Ponorogo 'dalan anyar' (jalan baru).

Di sepanjang Jalan Suromenggolo mulai dari Stadion Batoro Katong hingga pertigaan Jalan Juanda, berjajar lapak yang menjual beraneka macam makanan dan minuman.

Mulai dari makanan ringan seperti pentol, sempol, cimol, sate tahu, batagor dan siomay hingga makanan berat mulai dari pecel, nasi babat, nasi goreng, ayam geprek, bakmi, dan lainnya.

Jika ingin mencari 'takjil' yang segar-segar, beranekaragam minuman juga berjajar di Jalan Suromenggolo.

Baca juga: Bahagianya Nagita Slavina Hamil Anak Kedua, Gemetar Nangis Oh My God, Rieta Amilia Terharu

Baca juga: Uji Sampel Takjil di Tulungagung, Sejumlah Makanan Mengandung Bahan Berbahaya, Salah Satunya Kerupuk

Baca juga: Tiba di Tuban, 16 ABK Beri Kesaksian Detik-detik Api Melahap Habis Kapal di Bangka Belitung

Mulai dari es dawet, es cincau, jus buah, es permen karet, hingga es susu segar dari peternak di Kecamatan Pudak.

Warga Ponorogo juga bisa memesan es kopi susu kekinian di sejumlah kedai dan kafe yang ada di sepanjang jalan tersebut.

Hendi, seorang pedagang Sempol di Jalan Suromenggolo mengaku dagangannya lebih laris terjual saat bulan Ramadan.

"Alhamdulillah saat ramadan selalu lebih ramai. Saya buka mulai jam 3 sore, biasanya mulai ramai jam setengah 5 sore," kata Hendi.

Saking ramainya, biasanya pada pukul 20.00 WIB Hendi sudah menutup lapaknya lantaran dagangannya sudah habis.

"Sehari rata-rata bisa terjual 700 tusuk," kata Hendi.

Sementara itu, Agastya, seorang warga yang sedang ngabuburit, mengaku sering mencari makanan dan minuman untuk berbuka puasa di Jalan Suromenggolo.

"Alasannya ya karena banyak pilihannya, jadi tidak bosan," kata Agastya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Ngabuburit

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved