Breaking News:

Berita Nganjuk

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat Minta Kades dan BPD Selalu Bersinergi Membangun Desa

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat berharap kades dan BPD bisa selalu bersinergi untuk membangun desa.

TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat dan Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi bersama pengurus DPC ABPEDNAS Kabupaten Nganjuk, Rabu (14/4/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kepala desa (kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diharapkan dapat selalu bersinergi dengan baik dalam menjalankan peran masing-masing.

Hal itu dimaksudkan agar pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa untuk masyarakat bisa berjalan dengan baik tanpa kendala dan persoalan.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, pembangunan desa yang lebih maju dan bermartabat sesuai dengan salah satu visi misi Pemkab Nganjuk di bawah pemerintahannya. Yakni 'Mbangun Deso Noto Kutho,' dimana peran BPD dan kepala desa saling bersinergi untuk membangun Kabupaten Nganjuk.

"Tentunya apabila kades dan BPD menjalankan peran masing-masing dan saling bersinergi, maka jalannya roda pembangunan di desa akan lebih baik untuk warganya," kata Novi Rahman Hidhayat seusai menyaksikan pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Nganjuk masa bhakti 2021-2025, Rabu (14/4/2021).

Novi Rahman Hidhayat berharap, keberadaan ABPEDNAS di Kabupaten Nganjuk bisa mengambil peran penting. Karena BPD yang tergabung di dalam ABPEDNAS merupakan bagian dari pengawas sistem pemerintahan yang ada di desa. Untuk itu, diharapkan agar pemerintah desa dan BPD saling seimbang.

Baca juga: Wujudkan Kedaulatan Pangan, Bupati Nganjuk Minta Dinas Pertanian Bersinergi dengan Kelompok Tani

Baca juga: Gandeng Santripreneur Indonesia, PT INKA Beri Bantuan 30 Gerobak Mie Ayam untuk Warga Kota Madiun

"Bila satunya sebagai pelaksana, maka satunya sebagai pengawas. Antara pengawas dan pelaksana harus bisa bersinergi. Kalau dalam melaksanaan roda pemerintahan kepala desa ada kekeliruan sedikit, maka harus saling mengingatkan," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Sementara Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Jawa Timur, Agus Budi Sampurno menjelaskan, terbentuknya ABPEDNAS tersebut merupakan upaya untuk memajukan desa melalui program yang telah disepakati pada pemerintah desa. Sebab BPD merupakan posisi strategis sebagai fungsi pengawasan maupun mengusulkan program lain untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat desa.

"Maka dari itu, selayaknya memang harus selalu ada sinergitas dalam menjalankan peran masing-masing dalam pembangunan di desa antara BPD dan kades," kata Agus Budi Sampurno.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah 3 Ramadan 1442 H Jawa Timur: Nganjuk Pasuruan Sidoarjo Mojokerto, Serta Doa Berbuka

Baca juga: DPRD Ponorogo Setujui Ranwal RPJMD, Bupati Sugiri Sancoko Mampatkan Misi 9 Poin Jadi 4 Poin

Sedangkan Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Nganjuk yang baru dilantik, Jarot Tjahyadi mengatakan, pihaknya senantiasa akan mendukung penuh program pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kualitas BPD di Kabupaten Nganjuk harus jauh lebih meningkat, kuat dan bermartabat.

"Tujuan kita adalah meningkatkan kapasitas BPD sesuai tugas dan fungsinya secara bersama-sama di pemerintahan desa dan Kabupaten Nganjuk," tutur Jarot.

Berita tentang Kabupaten Nganjuk

Berita tentang Novi Rahman Hidhayat

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved