Berita Gresik
Tanaman Hias asal Gresik Dibantu Ekspor ke Luar Negeri, Siap Bersaing dengan Negara Lain
Para pelaku usaha tanaman hias di Gresik akan dibekali ilmu ekspor ke luar negeri.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Para pelaku usaha tanaman hias di Gresik akan dibekali ilmu ekspor ke luar negeri.
Mereka akan dibantu untuk dicarikan pembeli di luar negeri.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beberapa lalu melaunching, menindaklanjuti potensi tanaman hias dengan klinik ekspor.
Beberapa pelaku usaha yang ada di wilayah sentra tanaman hias Gresik akan memulai langkah besar dengan mempersiapkan memasuki dunia ekspor.
Asosiasi Tanaman Hias Gresik bersama Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Diskoperindag, DPMPTSP dan Bea Cukai Gresik menggelar diskusi.
Baca juga: Dengan Pandu Cakti, Warga Tulungagung Bisa Mencetak Dokumen Kependudukan Sendiri
Para petani tanaman hias dari desa Karangandong Kecamatan Driyorejo, desa Banyuurip, Manunggal Kecamatan Kedamean.
Kemudian desa Sooko, Kesamben Kulon dan Pedagangan Kecamatan Wringinanom, Gresik.
Para petani juga diajari dalam praktik eksportir.
Glen Hayat Ketua Asosiasi Tanaman Hias Gresik mengaku, meskipun telah lama para petani tersebut dianggap sebagai petani dan pedagang tanaman hias jenis aglonema, lidah mertua, bonsai, anggrek dan gelombang cinta. Namun untuk memenuhi kebutuhan tanaman dengan kualitas ekspor, mereka perlu diberi sentuhan khusus.
“Kita harus bisa bersaing dengan produsen tanaman hias yang lain dari beberapa negara tropis yang lain,” ucap Glen, Kamis (7/10/2021).
Peran Bupati, Kadis Pertanian, Kadiskoperindag dan Bea Cukai Gresik sudah jemput bola memberikan arahan dan sosialisasi ekspor.
Sehingga membangun pola pikir pelaku UMKM berwawasan ekspor mandiri. Selama ini praktek ekspor melalui pihak ketiga.
"Kami berharap bea cukai,dinas pertanian,assosiasi maupun para pihak terkait lainnya untuk bisa selalu aktif memfasilitasi dan mengasistensi setiap tahapan proses dalam kegiatan ekspor baik secara perseorangan maupun badan usaha untuk meningkatkan kesejahtreraan para petani dan pedagang tanaman hias di daerah Karangandong dan sekitarnya," kata dia.
Beberapa materi disampaikan oleh Tim Klinik Ekspor Bea Cukai Gresik tentang asistensi praktek masuk Online Single Submission (OSS) sampai terbit Nomor Induk Berusaha (NIB) Ekspor. Modul Ekspor, pelatihan pengisian modul ekspor, cara mencari buyer luar negeri, cara membuat packing list, invoice, pemberitahuan ekspor barang sampai terbit Nota Pelayanan Ekspor (NPE) sehingga bisa ekspor mandiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/para-pelaku-usaha-tanaman-hias-mendapatkan-materi-ekspor-di-kecamatan.jpg)