Berita Gresik
Tanaman Hias asal Gresik Dibantu Ekspor ke Luar Negeri, Siap Bersaing dengan Negara Lain
Para pelaku usaha tanaman hias di Gresik akan dibekali ilmu ekspor ke luar negeri.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Di samping itu, asistensi komunikasi dengan Karantina Pertanian penerbit ijin ekspor dan lain-lain, sehingga para UMKM diharapkan fokus untuk membuat tanaman hias yang berkualitas. Proses ekspornya akan dibantu oleh sinergitas Bea Cukai, Diskoperindag dan Dinas Pertanian Gresik.
Diharapkan para pedagang tanaman hias di Desa Karangandong berani ekspor mandiri melalui ekspor yang tercatat dalam Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Tidak hanya melalui barang titipan yang tidak dapat membuktikan bahwa tanaman hias yang dimiliki UMKM memiliki branding ekspor, hal tersebut sangat penting mengingat branding termasuk salah satu strategi dalam ekspansi pasar.
Proses pengurusan NIB ekspor untuk pengajuan modul PEB dapat dilakukan oleh setiap pelaku usaha baik perseorangan maupun badan usaha yang terpenting adalah para pelaku usaha bisa mengklasifikasikan legalitas usaha perseorangannnya ataupun badan usahanya serta skala usahanya apakah termasuk mikro,kecil dan menengah sebelum masuk ke sistem OSS online.
Santy dari Komunitas Gading Emas Gresik menerangkan pendampingan UMKM agar berani ekspor mandiri. Dia mengungkapkan potensi besar para pelaku UMKM tanaman hias ini lebih didomimasi oleh para pemuda yang memilki jiwa kritis dan adaptif.
"Ini sangat cocok dalam mengembangkan dan belajar dalam pengenalan kegiatan ekspor ke depan," terangnya. (wil)
Kumpulan berita Gresik terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/para-pelaku-usaha-tanaman-hias-mendapatkan-materi-ekspor-di-kecamatan.jpg)