Menu Diet

Bahaya Perut Buncit pada Remaja, Risiko Terkena Gangguan Jantung, Ini Menu Diet untuk Mengatasinya

Bahaya perut buncit pada remaja, ini menu diet untuk mengatasinya. Sebaiknya tidak langsung melakukan pola diet yang sangat ketat.

Editor: Hefty Suud
freepik.com
Ilustrasi - Menu diet untuk mengatasi perut buncit remaja. 

TRIBUNJATIM.COM - Perut buncit memang seringnya terjadi pada usia dewasa.

Namun sebenarnya siapa saja bisa mengalami perut buncit, laki-laki atau perempuan, tua ataupun muda.

Pada remaja, memiliki lemak perut bisa terjadi jika mereka tak bisa menjaga pola makan dan berat badannya. Melansir Medical News Today, perut buncit bisa dipicu oleh banyak hal.

Mulai dari pola makan yang tidak sehat, kurang olahraga, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, kurang tidur, kebiasaan merokok, dan juga stres.

Selain itu, perut buncit pada remaja bisa juga disebabkan karena faktor genetika.

Ilmuwan yakin gen bisa mempengaruhi perilaku, metabolisme, dan risiko peluang obesitas pada seseorang.

Baca juga: Tips Menu Diet Praktis ala Tantri Kotak, Bisa Makan Lele Goreng, Ubah Kebiasaan Jajan Sembarangan

Baca juga: Menu Diet Praktis dari Kemenkes RI, Isi Piring Jadi 2 Bagian, Konsumsi Air Putih 8 Gelas Per-Hari

Agar tak meningkatkan risiko gangguan kesehatan, perut buncit pada remaja harus segera ditangai. 

Berikut menu diet untuk mengatasi perut buncit remaja, melansir dari Kompas.com:

Bahaya perut buncit pada remaja

Perut buncit pada remaja harus segera ditangani.

Karena jika tidak, perut buncit ini bisa menyebabkan meningkatnya risiko terkena gangguan jantung, kenaikan tekanan darah, diabetes tipe 2, stroke, kanker usus dan kanker payudara, juga demensia di usia tua.

Ilustrasi - Bahaya perut buncit pada remaja.
Ilustrasi - Bahaya perut buncit pada remaja. (freepik.com)

Seperti dikutip dari Livescience, ilmuwan telah meneliti lebih dari 3000 remaja dengan rentang usia 14 hingga 15 tahun di Ontario, dengan mengukur lingkar pinggang, tinggi badan, berat badan, dan juga tekanan darah.

Dalam penelitian tersebut didapatkan bahwa remaja yang mengalami obesitas dengan lingkar perut atau lingkar pinggang besar, memiliki tekanan darah lebih tinggi dan level lemak yang juga tinggi di dalam peredaran darahnya.

Pelebaran lingkar pinggang erat kaitannya dengan peningkatan tekanan darah dan tumpukan lemak di organ dalam.

Baca juga: Tips Diet Sehat dari Ahli Gizi UGM, Turun 1 Kg Per-Minggu, Menu Diet Batasi Konsumsi Makanan Ini

Baca juga: Menu Diet untuk Usia 40 Tahun, Simak Pola Makan, Aturan Konsumsi Lemak dan Olahraga dari Dokter Gizi

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved