Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Probolinggo

Isoter di SMPN 6 Probolinggo Ditutup, 18 Kelas Kini Disterilisasi dan Kembali Jadi Tempat Belajar

Sebanyak 18 kelas di SMPN 6 Probolinggo yang semula menjadi isolasi Covid-19 kini dinon-aktifkan dan kembali dibuat belajar.

ISTIMEWA
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin saat meninjau isoter SMPN 6. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Isolasi terpadu (isoter) di SMPN 6 Kota Probolinggo telah dinonaktifkan.

Hal tersebut menyusul angka kasus Covid-19 di Kota Probolinggo mulai menurun.

Sedangkan, isoter Rusunawa Mayangan, Kecamatan Mayangan, masih disiagakan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Probolinggo, dr Nurul Hasanah Hidayati mengatakan sebanyak 18 kelas di SMPN 6 Kota Probolinggo dijadikan isoter dengan kapasitas 103 tempat tidur.

Namun, sedari pertengahan 2022, isoter SMPN 6 telah dinonaktifkan.

"Kini, belasan ruang kelas itu sudah digunakan sebagai sarana belajar-mengajar," kata Ida -sapaan Plt Kepala Dinkes P2KB-, Jumat (13/1/2023).

Baca juga: Akhirnya Pelaku Penusukan Pegawai PDAM di Probolinggo Serahkan Diri, Korban Derita 23 Luka Tikaman

Ida menjelaskan, sebelum ruangan kelas digunakan untuk kegiatan pembelajaran, pihaknya bersama BPBD Kota Probolinggo melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan.

Sterilisasi dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Sterilisasi dilakukan secara berkala dan menyeluruh sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada hingga benar-benar aman digunakan untuk pembelajaran," ungkapnya.

Ida menyebut penonaktifan isoter di SMPN 6 Kota Probolinggo ini merujuk pada menurunnya kasus Covid-19 di Kota Probolinggo.

Berdasar data per Jumat (13/1/2023), terdapat tiga kasus aktif atau positif Covid-19 di Kota Probolinggo.

Baca juga: Duel Maut di Probolinggo, Pegawai PDAM Tewas Ditikam Rekan Kerja, Saksi Dengar Erangan Kesakitan

Bahkan, di beberapa waktu, kota Probolinggo kerap 0 kasus aktif Covid-19.

"Selain itu, berdasar Inmendagri Nomor 55 Tahun 2022, pasien covid-19 disarankan secara sadar untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Kalau pasien Covid-19 yang mengalami gejala berat dan penyakit penyerta tetap harus dirawat di rumah sakit," paparnya.

Kendati demikian, lanjut Ida, Isoter Rusunawa Mayangan tetap difungsikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved