Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Kota Batu

Berikut Tiga Proyek Strategis Nasional di Kota Batu, Pembangunan Pasar Induk hingga Kereta Gantung

Tiga proyek itu ialah pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu, pembangunan Kereta Gantung yang ada di Jalibar Kota Batu.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
Keindahan Alun-Alun Kota Batu 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Tiga proyek nasional saat ini berada di Kota Batu.

Tiga proyek itu ialah pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu, pembangunan Kereta Gantung yang ada di Jalibar Kota Batu dan pelebaran Jalan Ir Soekarno Kota Batu.

Dari ketiga proyek itu, proyek yang saat ini sudah berjalan dan hampir rambung dikerjakan ialah pembangunan Pasar Induk Among Tani. Proses pengerjaannya kini sudah 95 persen dan bakal diresmikan bulan Mei mendatang.

Nantinya di dalam pasar yang digadang-gadang bakal jadi Pasar Tradisional terbesar di Indonesia di atas lahan seluas 39.548 m2 dengan total luas bangunan 35.077 m2, setinggi tiga lantai dengan pembagian lantai 1 sebagai zona basah, lantai 2 sebagai zona kering dan lantai 3 sebagai zona makanan dan kuliner, akan diisi jumlah kios sebanyak 1.733 unit dan total los 1.033 unit.

Baca juga: CARA Aries Agung Paewai Pj Wali Kota Batu agar Tak Tersandung Kasus Korupsi: Warning Kadis dan ASN

“Saat dilantik Ibu Gubernur (Khofifah,red) beliau memberikan tugas dan pesan agar saya mengawal proyek nasional yang ada di Kota Batu, salah satunya pembangunan Pasar Induk Among Tani, agar berjalan dan berhasil sesuai dengan tujuan awal dibangunnya pasar ini yakni mengingkatkan perekonomian masyarakat,” kata Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai kepada Tribun Jatim Network, Minggu (9/4/2023).

Proyek nasional berikutnya ialah kereta gantung yang rencananya akan mulai dibangun tahun 2023 ini dan akan mulai beroperasi tahun 2024 mendatang. 

Kereta gantung yang akan dibangun di Jalibar Kota Batu itu nantinya memiliki rute sepanjang 1 kilometer.

“Karena memang dibangun untuk menambah pilihan wisata di Kota Batu, tentu kami berharap adanya kereta gantung ini nantinya bisa memanjakan wisatawan yang datang untuk menikmati pemandangan Kota Batu yang terlihat disegala penjuru,” ujarnya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Penjualan Oleh-oleh Kota Batu Diprediksi Meningkat 2 Kali Lipat Dibanding Tahun Lalu

Sementara itu proyek nasional ketiga di Kota Batu ialah pelebaran jalan Ir Soekarno yang kerap menjadi biang kerok kemacetan di Kota Apel.

Jalan Ir Soekarno yang menjadi jalan utama wisatawan menuju Kota Batu dari arah Kota Malang dan sebaliknya, dinilai sempit dan perlu pelebaran karena jumlah volume kendaraan yang menuju Kota Batu terus mengalami peningkatan, khususnya saat libur akhir pekan dan musim liburan.

Rencananya pelebaran jalan akan dimulai dari Simpang Tiga Pendem hingga Simpang Tiga Jalan Dewi Sartika ke arah Pasar Induk Among Tani dengan panjang sekitar 4 kilometer dengan pembebasan lahan sebanyak 17 titik.

“Untuk pelebaran Jalan Ir Soekarno saat ini tengah digodok dan Ibu Gubernur sudah oke terkait usulan pelebaran jalan Ir Soekarno karena memang itu jalan provinsi yang banyak dilalui wisawatan,” jelasnya.

Pihaknya berharap tiga proyek nasional ini dapat semakin memajukan wisata Kota Batu sebagai kota wisata andalan Jawa Timur dan UMKM di Batu terus jalan, serta sektor petanian tetap tumbuh.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved