Berita Surabaya
Sosok Gus Awis Dosen UINSA Terbitkan Kitab Tafsir Quran di Mesir, Harus Beretika, Rektor: Monumental
Sosok Dosen UINSA Terbitkan Kitab Tafsir, Sehari Tafsirkan 6 Halaman, Rektor Beri Penghargaan
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mempelajari Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sejak masih duduk di bangku SMA hingga Universitas Al Azhar, Kairo telah berhasil membuat M Afifudin Dimyathi alias Gus Awis menerbitkan Kitab Tafsir Hidayatul Qur’an fii Tafsiril Qur’an bil Qur’an, pada akhir Desember 2023.
Pria yang juga merupakan dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini juga mendapat penghargaan dari Rektor UINSA atas Kitab yang diterbitkan oleh penerbit asal Kairo, Mesir, Dar al-Nibras.
Gus Awis mengungkapkan di Al Azhar Kairo dirinya belajar Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Ia juga membaca pola-pola penafsiran ulama dan kemudian menginspirasi model penafsirannya.
Sementara untuk bisa menghasilkan kitab tafsir Hidayatul Qur’an ini, Gus Awis menghabiskan waktu hingga 1 tahun 5 bulan .
Baca juga: Sosok Fathir Jadi Hafiz Quran Meski Dihina Tetangga Gegara Autis, Belajar Menghafal dari Murotal
Dalam seharinya, ia terkadang bisa sampai menafsirkan 1 sampai 6 halaman ayat Al-Qur’an.
"Biasanya targetnya satu hari satu halaman ayat Al-Qur’an. Tetapi terkadang bisa 6 halaman. Setelah mendapat kritik dari acara bedah kitab tadi, ke depan tentu saja saya akan menulis lagi, untuk membantu umat memahami Al-Qur’an," ujarnya, Kamis (21/3/2024).
Ia mengungkapkan bahwa seorang ahli tafsir atau mufassir harus memiliki etika dalam melakukan penafsiran.
Baca juga: Datangkan Cuan Tanpa Rusak Alam, Pemkab Trenggalek Jajaki Kerja Sama Perdagangan Karbon dengan UINSA
"Bagaimana pun, mufasir harus mempunyai etika. Jadi, penafsiran itu sifatnya jika bisa ya silahkan. Yang saya lakukan begitu. Kalau tidak menemukan tafsirnya, biarkan ayatnya tanpa penafsiran," ungkapnya.
Sedangkan Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa menilai bahwa munculnya Gus Awis dengan tafsirnya itu akan dapat menginspirasi seluruh sivitas akademika UINSA Surabaya dalam menuangkan karya dan pikirannya di berbagai disiplin ilmu.
"Gus Awis ini saya katakan sebagai anugerah bagi Indonesia dan anugerah buat Uinsa karena beliau dosen di sini. Semoga dengan menulis ini, UINSA lebih dikenal di luar negeri dan Indonesia bahwa ulamanya produktif," ungkapnya.
Baca juga: Dian Sastro Ungkap Kisahnya Jadi Mualaf di Usia 21 Tahun, Ditunjukkan Ayat Quran: Diberi Hidayah
Di kesempatan sama, Rektor UINSA Surabaya Prof Akhmad Muzakki menyebut jika diterbitkannya kitab tafsir ini sebagai bentuk kontribusi kampus dalam membangun peradaban.
"Lama kita menunggu karya monumental. Kalau ditulis dalam bahasa Indonesia sudah banyak, tapi yang ditulis dalam bahasa Arab fusha, diterbitkan di penerbit Al Azhar, dan kemudian segera menjadi referensi kajian tentang tafsir, baru kali ini kita dihadiahi oleh Gus Awis," katanya .
Prof Zakki berharap, ke depan Gus Awis dapat membawa dampak positif bagi UINSA Surabaya melalui karya-karyanya tersebut. "Kita berharap Gus Awis menularkan virus positif untuk kita semua," harapnya.
Taruna Akpol Hafal Quran 30 Juz
M Afifudin Dimyathi
Gus Awis
tafsir Al Quran
UINSA
Rektor UINSA
Prof Akh Muzakki PhD
TribunJatim.com
Tribun Jatim
Mesir
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.