Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Gelontor Rp 6 Miliar untuk Sewa Mobil Listrik Kendaraan Dinas Selama Lima Tahun

Pemkot Surabaya akan menggelontor dana Rp 6 miliar untuk menyewa mobil listrik kendaraan dinas, selama lima tahun ke depan.

Tribun Jatim Network/Bobby Constantine
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat dikonfirmasi di Balai Kota Surabaya, 2024. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya segera melakukan konversi kendaraan dinas dari BBM menjadi listrik.

Menggunakan sistem sewa, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 6 miliar.

Program konversi kendaraan listrik ini untuk mendukung kelestarian lingkungan di Kota Surabaya.

Menjadi bagian dari program pemerintah pusat, ini juga memberikan contoh kepada masyarakat mewujudkan komitmen pemerintah untuk bertransisi energi mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 melalui penggunaan kendaraan listrik.

Rencananya, Pemkot Surabaya akan menyiapkan 70 unit mobil listrik.

Masing-masing kendaraan akan digunakan Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Surabaya, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan camat.

Melalui sistem sewa, penggunaan kendaraan ini akan berlangsung untuk lima tahun ke depan.

"Dalam waktu lima tahun itu, kita hitung, mengeluarkan untuk apa saja," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis (20/6/2024).

"Contohnya perawatan. Sebab, mobil baru ini kan semakin lama akan semakin turun nilainya. Nah, nanti kita hitung dalam waktu lima tahun itu lebih untung atau rugi? Kita efisienkan saja," tandas pria yang akrab disapa Cak Eri itu.

Mencapai Rp 6 miliar untuk lima tahun, biaya tersebut jauh lebih murah menurutnya dibandingkan beli baru.

Baca juga: Mobil Listrik Wuling BinguoEV Siap Mengaspal di Surabaya, Hadirkan 2 Varian, Begini Tampangnya

"Kalau beli mobil terus kita lakukan perawatan sendiri, itu lebih mahal,” kata mantan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Surabaya ini.

"Saat ini, kami masih melihat (harga) sewanya berapa. Itu kalau nanti insyaallah lebih murah atau sama, saya akan pakai mobil listrik nanti. Jadi mobil dinas kita ganti semuanya,” ungkap Cak Eri.

Sarana untuk mendukung kendaraan listrik juga disiapkan. Di antaranya dengan menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bekerja sama dengan PLN di beberapa titik sekaligus.

“Nanti ada di balai kota, dan tempat-tempat tertentu yang sudah kita kerjasamakan dengan PLN. Kemarin sudah saya usulkan titik-titiknya,” ujar Cak Eri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved