Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Probolinggo

Sosok Pria Probolinggo Potong Alat Kelamin Sendiri, Depresi 2x Gagal Pertahankan Rumah Tangga

Sosok pria potong alat kelamin di Probolinggo, Jawa Timur. Diduga depresi karena dua kali gagal pertahankan rumah tangga. Kini dirawat di RS.

Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Hefty Suud
Kolase The Guardian - TRIBUNJATIM.COM/AHSAN FARADISI
Pria Probolinggo potong alat kelamin sendiri. Kini dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Waluyo Jati Kraksaan. 

TRIBUNJATIM.COM - Sosok pria potong alat kelamin di Probolinggo, Jawa Timur.

Kelakuan pria bernama Samsul Arifin (30) ini bikin merinding.

Ia menyayat alat kelaminnya sendiri hingga nyaris putus.

Karena tindakannya itu, kini ia harus dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Diketahui Samsul Arifin adalah warga Dusun Sadeng, RT 001 RW 003, Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Hal bodoh yang dilakukan Samsul Arifin ini dibenarkan oleh polisi.

Kanitreskrim Polsek Pajarakan Aiptu Andik Kurniawan membenarkan jika ada warga di wilayah hukumnya menyayat alat kelaminnya.

Pihaknya menerima laporan itu dari pemerintah desa setempat.

"Benar, kejadiannya penyayatan itu dilakukan oleh korban di kamar mandinya sekitar pukul 10.00 WIB dan saat ini korban sudah dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan," kata Aiptu Andik.

Baca juga: Panik Alat Kelamin Terjepit Cincin, Pria di Kota Batu Minta Tolong Damkar

Pihaknya, lanjut Aiptu Andik, sudah mendatangi korban di IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan sudah bertemu dengan pihak keluarga.

Menurut keterangan sementara, hal itu dilakukan karena korban depresi.

"Keterangan dari ibu dan adiknya, korban depresi karena rumah tangganya gagal.

Dua kali korban menikah ujung-ujungnya cerai, sehingga korban berbuat hal seperti itu," jelasnya.

Baca juga: Sosok Aldi Sahilatua Nababan, Mahasiswa Asal Sumut yang Tewas di Bali dengan Alat Kelamin Pecah

Korban diketahui menyayat alat kelaminnya, menurut Aiptu Andik, setelah keluar dari kamar mandi sudah dalam keadaan berlumuran darah.

Sehingga, pihak keluarga langsung menghubungi pemerintah desa.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved