Berita Surabaya
Sosok Maling Dompet Emak-emak di Patemon Surabaya yang Dihajar Warga, Pernah 3 Kali Dipenjara
Pria itu berinisial YG (42) warga Pandegiling, Tegalsari, Surabaya. Ternyata, pria bertubuh gempal itu, sudah keluar dan masuk penjara dua kali
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terungkap rekam jejak aksi kejahatan maling dompet 'emak-emak' dua anak, Suyati (59) penjual keripik keliling di Surabaya yang sempat disergap warga hingga video penangkapannya viral di medsos, pada Selasa (8/10/2024) siang.
Pria itu berinisial YG (42) warga Pandegiling, Tegalsari, Surabaya. Ternyata, pria bertubuh gempal itu, sudah keluar dan masuk penjara dua kali atas kejahatan jalanan serupa.
Kini atas kasus pencurian dompet Suyati di Jalan Petemon 2, Petemon, Sawahan, Surabaya, membuat Tersangka YG resmi menyandang status residivis kawakan untuk ketiga kalinya.
Kapolsek Sawahan Polrestabes Surabaya Kompol Domingos De F Ximenes mengatakan, tersangka diduga kuat merupakan pelaku tunggal dalam aksi kejahatannya kali ini.
Modusnya, tersangka berlagak membeli sebungkus es teh kemasan di lapak tersebut, lalu mengambil dompet yang teronggok milik korban di dekat gerobak.
Baca juga: Cerita Emak-Emak Penjual Keripik di Surabaya, Kejar Maling Dompetnya hingga Pelaku Disergap
"Pelaku sendirian aksinya. Dia mencuri dompet isi uang milik korban dengan modus membeli es teh," ujarnya saat ditemui awak media di Mapolsek Sawahan, Selasa (8/10/2024).
Rekam jejak aksi kejahatannya terbilang mencengangkan. Domingos mengungkapkan, tersangka sudah dua kali mendekam di penjara, pada tahun 2018 dan 2022, karena kejahatan jalanan yang sama.
Atas kasus kejahatan yang terbaru kali ini, dipastikan tersangka sudah yang ketiga kalinya mendekam di penjara.
"Dia residivis pencurian. Sudah 3 kali ini masuk. Ini masih kami kembangkan," pungkasnya.
Baca juga: Maling Dompet Emak-emak Penjual Krupuk di Patemon Surabaya Babak Belur Dihajar Warga, Hendak Kabur
Di lain sisi, Suyati (59) menceritakan pengalaman korban pencurian dompet yang pelakunya berhasil disergap warga hingga video amatirnya viral di medsos pada Selasa (8/10/2024) siang.
Warga Petemon, Sawahan, Surabaya itu, mengaku tak menyangka bakal menjadi sasaran korban pencurian saat mengirim jajanan kerupuk dan nasi bungkus di warung dekat rumahnya.
Beruntung, aksi pelaku yang 'menggarong' dompet berisi uang tak lebih dari Rp200 ribu, KTP, dan ATM miliknya berhasil digagalkan oleh bantuan para pengendara dan warga di kawasan Jalan Petemon 2A, Petemon, Sawahan, Surabaya.
Kalau tidak, perempuan berambut panjang sebahu itu, bakal dibuat kerepotan mengurus kembali surat dan kartu berharga yang tersimpan dalam dompet tersebut.
Baca juga: Maling Helm Berkeliaran di Kota Malang, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Cafe, Korban Sengaja Viralkan
"Kalau uangnya ya cuma segitu aja. Tapi kan kartu pentingnya, kalau ngurus lagi pasti sulit," ujar Suyati saat ditemui TribunJatim.com di rumahnya siang itu.
maling dompet dihajar massa
Berita Surabaya Terkini
Kapolsek Sawahan
Kompol Domingos De F Ximenes
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Anggota DPR RI Tom Liwafa Wisuda Doktor di Universitas Airlangga: Pendidikan Mengajarkan Bijaksana |
|
|---|
| Sosok Pandya Bhagaskara, Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Kedokteran UNAIR |
|
|---|
| Modus Satpam Bobol Sekolah TK Tempatnya Bekerja di Surabaya, Pelaku Rancang Laporan Palsu |
|
|---|
| Surabaya Larang Siswa SMP Naik Motor, DPRD Ajak Siswa Naik Bus Sekolah |
|
|---|
| Jawaban Eri Cahyadi soal Pengadilan yang Minta Pemkot Surabaya Bayar Rp104 M: Barangnya Harus Ada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kapolsek-Sawahan-Polrestabes-Surabaya-Kompol-Domingos-De-F-Ximenes.jpg)