Berita Surabaya
Update Data dari BPBD Pasca Bencana Puting Beliung di Surabaya, 102 Rumah Rusak, 316 Jiwa Terdampak
Bencana angin beliung di Surabaya pada akhir pekan lalu, Jumat (29/11/2024) berdampak pada ratusan keluarga.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bencana angin beliung di Surabaya pada akhir pekan lalu, Jumat (29/11/2024) berdampak pada ratusan keluarga.
Proses perbaikan rumah dilakukan oleh Pemkot Surabaya bekerjasama dengan warga dan stakeholder terkait.
Mengutip data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, bencana yang melanda wilayah Kelurahan Manyar Sabrangan dan Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo tersebut merusak sejumlah rumah. Total, ada 102 rumah warga rusak ringan dan 22 pohon tumbang.
Rinciannya, sebanyak 77 rumah berada di Kelurahan Manyar Sabrangan dan 25 rumah lainnya berada di Kelurahan Mulyorejo.
"Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap rumah yang mayoritas berbahan asbes," kata Kepala BPBD Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro di Surabaya, Senin (2/12/2024).
Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Jember, 7 Pohon Tumbang dan 9 Rumah Warga Rusak
Akibatnya, sebanyak 316 warga terdampak. Sebanyak 241 jiwa dengan 76 KK berada di Kelurahan Manyar Sabrangan dan 75 jiwa dengan 24 KK berada di Kelurahan Mulyorejo.
Beruntung, kejadian angin yang terjadi dalam kurun waktu 1 jam tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, 1 orang dikabarkan mengalami luka.
“Kejadian ini disebabkan oleh hujan lebat yang disertai angin kencang. Kami langsung melakukan kaji cepat dan berbagai upaya tanggap darurat,” ujar Agus Hebi dalam keterangannya, Selasa (2/12/2024).
Baca juga: BREAKING NEWS: 1 Menit Diterjang Puting Beliung, Pasar dan Sejumlah Rumah di Lamongan Porak-poranda
Pasca kejadian, Pemkot Surabaya bergerak cepat untuk melakukan perbaikan.
"BPBD Surabaya melakukan pemotongan pohon tumbang, evakuasi korban luka serta memberikan bantuan logistik dan terpal. Selain itu, pemasangan terpal juga dibantu oleh Koramil 0831-04/Sukolilo dan Kodim 0831/Surabaya Timur," kata dia.
Selain BPBD Surabaya, Hebi menyebutkan bahwa penanganan bencana ini melibatkan berbagai pihak. Termasuk BPBD Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Satpol PP, Palang Merah Indonesia (PMI) dan perangkat kecamatan serta kelurahan.
Baca juga: Ngebut, Honda Jazz Hantam Pohon di Jalan Dharmahusada Surabaya, 1 Remaja Tewas Tergencet
"Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pembersihan pohon tumbang dan merapikan area terdampak. Sedangkan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan normalisasi saluran air untuk mengantisipasi genangan," jelas Hebi.
Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKPP) juga menyediakan bantuan terpal serta mencatat kerusakan untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Baca juga: Terekam CCTV, ini Sosok yang Curi Meteran Air PDAM dan Resahkan Warga di Surabaya
Sedangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama PMI Surabaya, memberikan pertolongan medis bagi korban luka. PLN memutus aliran listrik di area terdampak dan memperbaiki instalasi listrik.
Dinas Perhubungan (Dishub) mengatur lalu lintas untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi bencana dan Polsek Mulyorejo menjaga keamanan wilayah terdampak.
Pasca kejadian, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun sempat meninjau lokasi rumah warga yang terdampak angin puting beliung. Di antaranya, yang berada di Jalan Mulyorejo Selatan Baru, RT 08/RW 12 dan Jalan Manyar Tegal, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Jumat, (29/11/224).
Baca juga: Aksi Puluhan Rider Meriahkan Event BMX di Taman Bungkul Surabaya
Wali Kota Eri memprioritaskan bantuan infrastruktur berupa perbaikan rumah untuk warga yang tidak mampu. Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya membantu mendirikan atap rumah warga yang terdampak angin puting beliung.
"Jadi nanti (dibiayai pemkot) akan kembalikan lagi, kalau yang asbes kita kembalikan menggunakan asbes. Namanya kan musibah ini, makanya pemkot ikut membantu juga. Kalau ada yang mampu yang dipasang dewe (warga memasang atap secara swadaya), jadi tidak semuanya dikerjakan oleh pemkot,” tuturnya sebelumnya.
Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga menjelaskan, pemkot telah berkoordinasi dengan PLN untuk segera menangani kabel listrik yang tertimpa pohon tumbang.
"Pohon tumbang sudah kita potong semua, kita juga sudah koordinasi dengan PLN karena ada galvalum yang lepas dari rumah warga itu menutup gardu PLN,” jelasnya.
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.