Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Pagar Laut Selesai Dibongkar, Nelayan Senang Pendapatan Bertambah, Nasib Kades Kohod Kecut: Diam

Pagar laut akhirnya selesai dibongkar, nelayan bahagia pendapatan bertambah, sementara Kades Kohod kecut.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN - YouTube/Tribun Bekasi
PAGAR LAUT DIBONGKAR - Nelayan di Tanjung Pasir, Bento, mengaku gembira dengan pembongkaran pagar laut karena bisa leluasa mencari ikan lagi, Kamis (13/2/2025) (kiri). Kepala Desa Kohod, Arsin, saat meninjau area laut yang memiliki SHGB dan SHM, di Desa Kohod, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (24/1/2025) (kana). 

TRIBUNJATIM.COM - Pembongkaran pagar laut yang berlangsung selama 22 hari, rampung pada Kamis (13/2/2025).

Hal itu seperti disampaikan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III, Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto.

Ia menegaskan bahwa seluruh pagar bambu dari Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, hingga Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, sudah dibongkar semua.

Baca juga: Pengemis Lansia Bawa Uang Rp40 Juta Diamankan Satpol PP, 2 Jam Minta-minta Bisa Dapat Rp150 Ribu

"Saya nyatakan selesai, nanti setelah perahu karet terakhir kembali ke sini, tetapi secara keseluruhan hari ini selesai semuanya," tutur Harry.

Pembongkaran pagar laut sepanjang 30,18 kilometer di pesisir utara Kabupaten Tangerang membawa dampak besar bagi nelayan setempat.

Harry menyebut bahwa nelayan di Tanjung Pasir kini lebih leluasa melaut dan hasil tangkapan mereka meningkat.

"Nelayan di Tanjung Pasir ini kurang lebih satu minggu setelah awal pembongkaran, pendapatan mereka dalam mencari ikan bertambah dibandingkan dengan saat sebelum dibongkar," kata Harry kepada Kompas.com di Pos TNI AL Tanjung Pasir, Kamis lalu.

Sebelumnya, pagar laut yang terbuat dari tancapan bambu menghambat jalur perahu nelayan, memaksa mereka berputar lebih jauh untuk mencapai lautan lepas.

Kini dengan jalur yang terbuka, mereka bisa langsung menuju area tangkapan ikan tanpa hambatan.

Salah satu nelayan di Tanjung Pasir, Bento, mengaku lebih nyaman dan aman saat melaut setelah pagar laut dibongkar.

Ia menuturkan, pagar bambu sering kali menjadi penghalang dan bahkan menyebabkan kerusakan pada perahu.

"Sekarang sudah tidak perlu memutar lagi aksesnya, kalau malam tidak khawatir menabrak juga," kata Bento, ditemui di Pelelangan Ikan Tanjung Pasir.

"Biasanya kan perahu kami nabrak-nabrak bambu, sampai pernah rusak," tambah Bento.

Selain itu, Bento mengungkapkan, pembongkaran pagar laut dilakukan dengan gotong royong oleh TNI AL dan nelayan.

Bento, nelayan di Tanjung Pasir mengaku gembira dengan pembongkaran pagar laut karena bisa leluasa mencari ikan lagi, Kamis (13/2/2025).
Bento, nelayan di Tanjung Pasir mengaku gembira dengan pembongkaran pagar laut karena bisa leluasa mencari ikan lagi, Kamis (13/2/2025). (KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN)

Banyak nelayan yang rela menghentikan aktivitas mencari ikan untuk ikut serta dalam proses pembongkaran.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved