Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Dedi Mulyadi Beri Tantangan usai KPAI Duga Pelajar Tak Naik Kelas Jika Tak Mau ke Barak

Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu kini menantang KPAI untuk turut terlibat dalam proses pendidikan anak-anak

Editor: Torik Aqua
Instagram @dedimulyadi71
SINDIR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tantang KPAI yang duga siswa tak naik kelas karena tak mau ikut barak. 

Dedi mengatakan, bahwa video sapaan rutin yang diunggah di akun media sosial pribadinya saat ini viral. 

Bahkan sampai dipakai para pesohor dan publik figur. 

"Bagus dong anak-anak takut sampai anaknya Raffi Ahmad sekarang rajin tidak main HP itu kan bagus itu loh," katanya. 

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Warga Bakar Rumah Lurah Sukardi - Dedi Mulyadi Balas Sindiran Anggota DPRD

Dia menambahkan bahwa perannya sebagai figur pemimpin membuatnya merasa seperti orang tua bagi anak-anak, tidak hanya untuk warga Jabar tetapi sampai ke luar negeri. 

Dedi menilai, bahwa pendekatan ini efektif untuk mendidik atau mendisiplinkan anak di era digital. 

"Saya bisa menjadi ibu atau ayah dari seluruh anak-anak di Jawa Barat dan sampai ke Hong Kong dan ke Taiwan," katanya. 

PENDIDIKAN MILITER - Gubernur Dedi Mulyadi saat berkunjung ke Barak Militer Resimen I Kostrad di awal Mei 2025. Selain siswa, giliran preman bakal dikirim ke barak oleh Dedi, Senin (12/5/2025).
PENDIDIKAN MILITER - Gubernur Dedi Mulyadi saat berkunjung ke Barak Militer Resimen I Kostrad di awal Mei 2025. Selain siswa, giliran preman bakal dikirim ke barak oleh Dedi, Senin (12/5/2025). (YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Diketahui, dalam video Dedi Mulyadi tersebut dirinya memberi dua pilihan bagi anak yang melawan orangtua. 

Yakni mau nurut ke orangtua atau dijemput dan disekolahkan ke barak militer.

"Hayooo, anak-anak yang enggak mau mandi, gak mau makan, gak mau tidur (suka begadang), susah bangun pagi, enggak mau ke sekolah, jajan terus, awas ya kalau sampai melawan orang tuanya, enggak patuh, Pak Gubernur nanti datang ke rumahnya, ngejemput," ujar Dedi. 

"Ayo, nanti Pak Gubernur datang kalau nggak nurut, dibawa nanti," tambahnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Nyaris Nangis Dengar Cara Mak Rasi Bertahan Hidup, Akhirnya Kini Dinafkahi Gubernur

Atta Halilintar laporkan Ameena ke Dedi Mulyadi

Baru-baru ini putri Atta Halilintar, Ameena juga dilaporkan ke Dedi Mulyadi. Ia dilaporkan lantaran menolak disuruh mandi.

Hal itu terungkap di akun Instagram attahalilintar pada Sabtu (17/05/2025). Di unggahan itu, Atta mengunggah video singkat.

Di video itu, Atta tampak menyuruh anaknya, Ameena untuk mandi. Awalnya, Ameena menolak dengan tegas.

Namun, Atta tetiba mengadukan tingkah putrinya ke Dedi Mulyadi lantaran susah disuruh mandi. Siapa sangka, Ameena langsung merasa takut dan menuruti permintaan sang ayah.

Ia pun langsung lari ke kamar mandi untuk mandi. Cucu Krisdayanti itu juga memegang erat ayahnya seolah takut didatangi Dedi Mulyadi.

Baca juga: 4 Tahun Jalan Kaki, Nera Siswi SMA Nyaris Berhenti Sekolah Ngeluh Capek, Dedi Mulyadi Beri Hadiah

Ameena dilaporkan ke Dedi Mulyadi oleh Atta Halilintar.
Ameena dilaporkan ke Dedi Mulyadi oleh Atta Halilintar. (Instagram @attahalilintar)

"Kang Dedi, ini ada yang nggak mau mandi, Kang Dedi," kata Atta Halilintar sambil merekam Ameena yang sedang duduk santai di kasurnya.

"Iya, ayo mandi ya, nanti Kang Dedi marah. Oke, mau mandi?" ujar Atta.

"Kang Dedi, ini sudah mau mandi, nggak usah diangkat Kang Dedi," lanjutnya.

"Langsung lari kang Dedi, setelah 2 jam akhirnya mau mandi kang," ujar Atta Halilintar.

Mengetahui hal itu, netizen auto ngakak tak karuan. Banyak yang tertawa melihat tingkah lucu putri Aurel Hermansyah tersebut.

"Ameena langsung lari terbirit-birit mau mandi," tulis akun @bin***.

"Hahah kang dedi bener-bener solusi," tulis akun @hil***.

"Kang Dedi bener-bener pahlawan untuk orang tua.

Berita tentang Dedi Mulyadi lainnya

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved