Pembangunan Ulang Dua Jembatan di Kabupaten Madiun Hampir Rampung
Progres pembangunan ulang dua jembatan penghubung antar kampung di Kabupaten Madiun, yang rusak parah diterjang banjir
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
Poin penting:
- Progres pembangunan dua jembatan di Kabupaten Madiun surah hampir rampung
- Dana pembangunan bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD
- Jembatan Josaren dibangun ulang usai jembatan lama hancur diterjang banjir bandang
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Progres pembangunan ulang dua jembatan penghubung antar kampung di Kabupaten Madiun, yang rusak parah diterjang banjir awal tahun 2025, kini nyaris selesai.
Proses rekonstruksi Jembatan Josaren di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, dan Jembatan Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, telah mencapai kemajuan fisik sekitar 85 persen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Anang Tri Cahyono, menjelaskan, kedua proyek ini tengah memasuki tahap penyelesaian akhir.
“Jembatan Josaren dibangun ulang secara menyeluruh karena jembatan lama hancur total setelah diterjang banjir bandang pada Januari lalu. Struktur baru memiliki panjang 30 meter dan lebar 2,1 meter dengan menggunakan rangka baja tipe bailey,” jelas Anang, Selasa (29/7/2025).
Untuk pendanaannya, lanjut Anang, menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD. Estimasinya sekitar Rp2,1 miliar.
“Masih bersifat sementara karena nilai kontrak final baru akan ditetapkan setelah proyek selesai,” ungkapnya.
Baca juga: Jembatan Lebaksono dan Jurang Tiga Mojokerto Dibangun, Ini Jalur Alternatif Selama Penutupan Jalan
Adapun di Jembatan Desa Ngale, Anang membeberkan, pekerjaan difokuskan pada penguatan struktur bagian sayap utara jembatan. Proyek ini menghabiskan anggaran sekitar Rp600 juta yang juga bersumber dari BTT kebencanaan.
“Secara umum pekerjaan berjalan lancar. Hanya pada awal pelaksanaan sempat terkendala cuaca karena curah hujan masih tinggi. Namun secara teknis tidak ada hambatan besar yang mempengaruhi progres,” bebernya.
Rekonstruksi dua jembatan ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Madiun untuk segera memulihkan konektivitas antar desa yang sebelumnya sempat terputus akibat bencana banjir.
“Kami target pembangunan bisa dituntaskan pada pekan kedua Agustus 2025,” pungkasnya.
| Bupati Madiun Terapkan WFH ASN Setiap Jumat: Eselon 2 dan 3 Tetap Wajib Masuk Kantor |
|
|---|
| Pemkab Madiun Akui Tidak Ada Anggaran untuk Pemeliharaan Pasar Tradisional |
|
|---|
| Pemkab Madiun Dapat Bantuan Aspal Ratusan Drum, Fokus Perbaikan Jalan Jelang Lebaran |
|
|---|
| Bursa Seleksi Sekda Madiun Sisakan 3 Nama, Satu Kandidat Gugur |
|
|---|
| Capaian Belanja 93 Persen, Bupati Madiun Akui OPD Masih Berhati Hati Mengeluarkan Anggaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Rusak-Akibat-Banjir-Progres-Pembangunan-Ulang-Dua-Jembatan-di-Kabupaten-Madiun-Hampir-Rampung.jpg)