Tak Lagi Hitung dengan Surat Suara Manual, Pilkades Banyuwangi akan Gunakan E-Voting
Sebanyak 130 desa di Banyuwangi direncanakan mengikuti Pilkades serentak 2027 dengan sistem e-voting
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 130 desa di Banyuwangi direncanakan mengikuti Pilkades serentak 2027 dengan sistem e-voting.
- Pemkab Banyuwangi tengah menyiapkan aplikasi pemungutan suara digital dan akan menggelar simulasi mulai Juni hingga Juli 2026.
- Sistem e-voting dinilai mampu mempercepat penghitungan suara sekaligus meminimalkan potensi sengketa hasil pemungutan suara.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai mematangkan penerapan sistem pemungutan suara digital atau e-voting untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2027.
Sebanyak 130 desa direncanakan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut dengan memanfaatkan teknologi digital.
Persiapan dilakukan melalui pengembangan aplikasi e-voting yang saat ini tengah disempurnakan sebelum diuji coba secara bertahap mulai pertengahan tahun ini.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola pemerintahan desa sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Pilkades.
Baca juga: 5 Jemaah Haji Banyuwangi Meninggal di Tanah Suci, Penyebabnya Alami ARDS hingga COPD
Banyuwangi Dinilai Siap Terapkan E-Voting
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, mengatakan penerapan e-voting merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Menurutnya, Banyuwangi dianggap memiliki kesiapan yang baik karena menjadi salah satu daerah dengan capaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terbaik di Indonesia.
"Ada sekitar 130 desa yang akan melaksanakan pilkades pada Oktober 2027. Harapan dari Kemendagri, Banyuwangi bisa melaksanakan pilkades secara digital melalui e-voting," ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, aplikasi e-voting akan disiapkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Banyuwangi.
"Harapan kami, pada pilkades serentak 2027 nanti, seluruh desa bisa melaksanakan e-voting. Aplikasi ini nanti akan disiapkan oleh Dinas Kominfo dan Persandian Banyuwangi," katanya.
Minimalkan Sengketa Saat Penghitungan Suara
Pemkab Banyuwangi menilai sistem e-voting memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan metode pemungutan suara konvensional yang selama ini digunakan.
Salah satu manfaat utama adalah mengurangi potensi perdebatan terkait suara sah dan tidak sah yang sering muncul saat proses penghitungan suara manual.
"Biasanya persoalan muncul saat penghitungan suara, misalnya soal suara sah dan tidak sah. Dengan e-voting, hal ini bisa dihindari," jelas Nanin.
Selain itu, hasil penghitungan suara dapat diketahui secara cepat setelah waktu pemungutan suara berakhir tanpa harus menunggu proses pembukaan dan penghitungan surat suara satu per satu.
Diharapkan Tekan Angka Golput
Pemkab Banyuwangi
Pilkades Serentak
e-Voting
Kemendagri
berita Banyuwangi hari ini
berita Banyuwangi terbaru
berita Jatim terbaru
berita Jatim hari ini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Godok Raperda Baru, DPRD Jatim Matangkan Rencana Pembentukan Komisi Disabilitas Provinsi |
|
|---|
| Habiskan Anggaran Rp 14,1 M untuk Pasang AC di Penjara, Pemerintah Korsel Dikecam Publik |
|
|---|
| MUI dan Ormas Islam Tulungagung Mengadu ke DPRD: Miras Beredar Dekat Pesantren |
|
|---|
| Jadwal Sidang Perdana Wali Kota Nonaktif Madiun Maidi Digelar Kamis Besok di PN Tipikor Surabaya |
|
|---|
| Chord Gitar dan Lirik Lagu Laut Kidul - Denny Caknan feat Hendra Kumbara: Seksine Pasir Seng Kasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkades-di-banyuwangi-jatim.jpg)